4 Hadis tentang Meminta Maaf dan Keutamaannya, Wajib Tahu!

Meminta Maaf

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang 4 Hadis tentang Meminta Maaf dan Keutamaannya, Wajib Tahu!.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

4 Hadis tentang Meminta Maaf dan Keutamaannya, Wajib Tahu!

Saling meminta maaf dan memafkan sangat penting dalam berkehidupan sosial. Ini dijelaskan juga dalam hadis tentang meminta maaf.

Selain memaafkan, meminta maaf juga membutuhkan keberanian yang luar biasa.

Sebab, setiap orang pasti melakukan kesalahan dan saling memaafkan akan menjadi kunci dari ketentraman hati.

Bahkan, hal tersebut bisa menjadi sebuah terapi.

Studi di Nuansa Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, menunjukkan bahwa sikap memaafkan dan meminta maaf dapat dijadikan sebagai terapi kejiwaan.

Karena dengan meminta maaf dan memafkan dapat membuat hati menjadi lebih ringan, tenang, dan tenteram.

Baca Juga: 11 Hadis dan Ayat Alquran tentang Kematian, Pahami Mendalam!

Hadis tentang Meminta Maaf

Foto: Meminta Maaf (Freepik.com/cookie-studio)

Terdapat beberapa hadis tentang meminta maaf, di antaranya:

1. Hadis tentang Meminta Maaf dan Kezaliman

رُوِيَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ أَتَاهُ أَخُوْهُ مُتَنَصِّلاً فَلْيَقْبَل ذَلِكَ مِنْهُ مُحِقّاً كَانَ أَوْ مُبْطِلاً، فَإِنْ لَمْ يَفْعَلْ لَمْ يَرِدْ عَلَيَّ الْحَوْضَ

Artinya: “Abu Hurairah berkata, telah bersabda Rasulullah SAW: ‘Barang siapa pernah melakukan kezaliman terhadap saudaranya, baik menyangkut kehormatannya atau sesuatu yang lain, maka hendaklah ia minta dihalalkan darinya hari ini, sebelum dinar dan dirham tidak berguna lagi (hari kiamat).

(Kelak) jika dia memiliki amal saleh, akan diambil darinya seukuran kezalimannya.

Dan jika dia tidak mempunyai kebaikan (lagi), akan diambil dari keburukan saudara (yang dizalimi) kemudian dibebankan kepadanya,” (HR. Bukhari).

Satu hal positif yang semestinya dilakukan untuk menghapus perbuatan salah adalah meminta maaf.

Ini akan berguna untuk meredam amarah yang ada dalam diri orang yang dizalimi.

Penyesalan atas kata-kata atau perbuatan di masa lalu, serta janji untuk tidak mengulangi perbuatan salah berfungsi untuk meredam amarah yang bergejolak dalam diri seseorang yang disakiti.

2. Hadis tentang Meminta Maaf dan Memaafkan sebagai Hal yang Mulia

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ، إِلَّا عِزًّا، وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ

Artinya: “Sedekah itu tidak mengurangi harta dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat).”

Baca Juga: 5 Hadis Anak Yatim yang Menjelaskan Posisinya dalam Islam

3. Hadis tentang Meminta Maaf dan Pentingnya Berbaikan

Di dalam riwayat lainnya, Rasulullah SAW mengatakan hadis tentang meminta maaf dengan pesan pentingnya berbaikan:

“Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seseorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan,” (HR. Muslim).

Dan hadis tentang meminta maaf lain yang masih memiliki keterkaitan dengan hal ini adalah:

“Tidak halal bagi seorang mukmin untuk tak bersapaan dengan saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari,” (HR. Muslim).

Memaafkan sama sekali bukan merupakan perkara yang kecil.

Dibutuhkan sebuah hati yang lapang dan pikiran yang jernih untuk bisa memaafkan seseorang.

Begitupun meminta maaf dan mengakui kesalahan itu adalah perbuatan yang butuh keberanian besar.

Maka, sungguh perbuatan maaf dan memaafkan sangat dimuliakan oleh Islam.

Sebab, tidak diperkenankan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya selama lebih dari 3 hari.

Kemudian yang paling baik di antara keduanya adalah yang terlebih dahulu memberi salam.

Artinya telah timbul sebuah kelegaan hati dari salah satu di antara mereka yang memiliki potensi mencairkan suasana dan yang lebih indah adalah saat hal tersebut diakhiri dengan saling maaf memaafkan.

4. Hadis tentang Memaafkan agar Mendapatkan Pengampunan Allah SWT

Hadis tentang meminta maaf selanjutnya adalah hadis menyiratkan pesan tentang pentingnya memaafkan orang lain agar kita juga dapat mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa jika kita memaafkan orang lain, maka Allah akan memaafkan dosa-dosa kita.

Begini bunyinya:

اسمحوا يسمح لك

Artinya: “Maafkanlah, niscaya kamu akan dimaafkan oleh Allah (HR AT Thabrani).

Baca Juga: 8 Hadis Larangan Marah dalam Islam yang Patut Dipahami

Setelah memahami beragam hadis tentang meminta maaf, semuanya berkaitan dengan keutamaan tindakan…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang 4 Hadis tentang Meminta Maaf dan Keutamaannya, Wajib Tahu! yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia