8 Gejala Sipilis pada Pria serta Penyebab dan Pengobatannya

Sipilis pada Pria (Orami Photo Stock)

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang 8 Gejala Sipilis pada Pria serta Penyebab dan Pengobatannya.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

8 Gejala Sipilis pada Pria serta Penyebab dan Pengobatannya

Sipilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh sejenis bakteri yang dikenal sebagai Treponema pallidum. Sayangnya, gejala sipilis pada pria bisa sangat sulit dideteksi.

Menurut Center for Disease Control and Prevention, pada tahun 2016, lebih dari 88.000 kasus gejala sipilis dilaporkan di Amerika Serikat.

Tingkat wanita dengan sipilis telah menurun di Amerika Serikat, tetapi angka di antara pria, terutama pria yang berhubungan seks dengan pria, telah meningkat.

Gejala sipilis pada pria yang paling pertama bisa dideteksi adalah luka kecil yang tidak menimbulkan rasa sakit.

Ia bisa muncul di organ seksual, rektum, atau bahkan di dalam mulut. Sakit ini juga kerap disebut chancre dan banyak orang sering tidak langsung menyadarinya.

Sipilis pada pria dapat menjadi tantangan untuk didiagnosa, karena gejala sipilis pada pria dan wanita bisa sangat sulit terlihat.

Bahkan seseorang dapat mengidapnya tanpa menunjukkan gejala apapun selama bertahun-tahun.

Namun, semakin cepat ditemukan gejala sipilis pada pria, semakin baik. Simak informasi lengkapnya di bawah ini, yuk Dads!

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Sifilis Secara Alami

Gejala Sipilis pada Pria

Foto: Sipilis pada Pria (Orami Photo Stock)

Sebagian besar kasus sipilis di Amerika Serikat terjadi pada pria gay, biseksual, dan pria lain yang berhubungan seks dengan pria.

Kasus sipilis juga telah meningkat di antara para pria yang berhubungan seks dengan pria selama lebih dari satu dekade.

Sipilis juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penularan infeksi HIV.

Ada beberapa gejala sipilis pada pria yang perlu diwaspadai, misalnya:

  • Sering nyeri selama hubungan seksual.
  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Keluarnya cairan atau kotoran dari penis.
  • Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan, lidah, mata dan kulit cenderung berwarna kuning.
  • Ruam di telapak tangan dan telapak kaki yang terkadang menyebar ke seluruh tubuh.
  • Gejala mirip flu, seperti suhu tinggi, sakit kepala, dan kelelahan.
  • Kelenjar bengkak.
  • Rambut rontok di kepala, janggut dan alis.

Area Timbulnya Sipilis di Tubuh

Sipilis memang mempengaruhi seluruh tubuh, tetapi tanda pertama sifilis adalah luka seperti bisul.

Ini berkembang di mana bakteri bersentuhan dengan kulit saat berhubungan seks.

Namun, pada pria letak sipilis bisa terjadi di:

  • Di penis atau skrotum.
  • Di bawah kulup penis.
  • Di sekitar anus atau di dalam rektum.
  • Di bibir atau di mulut.

Baca Juga: Ketahui 8 Jenis Penyakit Menular Seksual, Tak Hanya HIV/AIDS!

Penyebab Sipilis

Ilustrasi Berhubungan (Orami Photo Stock)

Foto: Ilustrasi Berhubungan (Orami Photo Stock)

Penyebab sipilis adalah bakteri yang disebut Treponema pallidum.

Faktor risiko seseorang tertular bakteri ini antara lain:

  • Hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.
  • Melakukan hubungan seks tanpa kondom.
  • Berhubungan seks dengan banyak pasangan.
  • Seorang pria yang berhubungan seks dengan pria.
  • Terinfeksi HIV, virus penyebab AIDS.
  • Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sipilis juga bisa menyebar melalui cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah. Bakteri masuk ke tubuh melalui luka kecil atau lecet di kulit atau selaput lendir.

Perlu ingat bahwa sipilis hanya menyebar melalui kontak langsung dengan chancres sifilis.

Sipilis tidak dapat ditularkan melalui toilet, bak mandi, pakaian atau peralatan makan yang sama, atau dari gagang pintu, kolam renang atau bak air panas.

Lebih jarang, sipilis dapat menyebar melalui kontak langsung yang tidak terlindungi dengan lesi aktif (seperti saat berciuman) atau melalui ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan (sipilis kongenital).

Setelah sembuh, gejala sipilis pada pria juga tidak kambuh dengan sendirinya.

Namun, gejala sifilis bisa Dads alami kembali jika bersentuhan dengan luka sifilis seseorang.

Baca Juga: Granuloma Inguinale, Penyakit Seksual Menular yang Mirip Jerawat

Tahapan Infeksi Sipilis

Ilustrasi Sakit Kepala

Foto: Ilustrasi Sakit Kepala (medicalnewstoday.com)

Mengutip WebMD, ada empat tahapan sipilis yang bisa menyerang seseorang, yakni tahap utama, sekunder, tersembunyi (laten), dan tersier. Sipilis paling menular pada dua tahap pertama.

Ketika sipilis berada dalam tahap tersembunyi, atau laten, penyakit tetap aktif tetapi seringkali tanpa gejala.

Sementara itu, sipilis tersier adalah yang paling merusak kesehatan.

1. Sipilis Primer

Tahap utama sipilis terjadi sekitar tiga hingga empat minggu setelah seseorang tertular bakteri.

Ini dimulai dengan luka bulat kecil yang disebut chancre, namun ia tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi ia sangat mudah menular.

Sakit ini bisa muncul dimanapun bakteri masuk ke dalam tubuh, seperti di dalam atau di dalam mulut, alat kelamin, atau rektum.

Rata-rata, luka muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi, tetapi bisa membutuhkan waktu antara 10 dan 90 hari untuk muncul.

Sakitnya tetap ada antara dua sampai enam minggu.

Sipilis ditularkan melalui kontak langsung dengan luka dan ini biasanya terjadi selama aktivitas seksual, termasuk seks oral.

2. Sipilis Sekunder

Ruam kulit dan sakit tenggorokan bisa terjadi selama tahap kedua sifilis.

Ruam tidak akan gatal dan biasanya ditemukan di telapak tangan dan telapak kaki, tetapi dapat terjadi di bagian tubuh mana pun.

Beberapa orang tidak memperhatikan ruam sebelum hilang.

Gejala sipilis pada pria sekunder lainnya mungkin termasuk:

Gejala-gejala ini akan hilang meski ada atau tidak adanya pengobatan. Namun, tanpa pengobatan, seseorang tetap menderita sifilis.

Penting diingat juga bahwa kadang sipilis sekunder sering disalah artikan sebagai kondisi lain.

Sipilis menular selama tahap primer dan sekundernya, dan kadang-kadang pada periode laten awal.

3. Sipilis Laten

Tahap ketiga sipilis adalah tahap laten, atau tersembunyi.

Gejala sipilis pada pria dan wanita di tahap primer dan sekunder hilang, dan tidak akan ada gejala yang terlihat pada tahap ini.

Namun, bakteri tetap ada di dalam tubuh. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi sipilis tersier.

4. Sipilis Tersier

Tahap terakhir infeksi adalah sipilis tersier. Menurut Mayo Clinic, sekitar 15 hingga 30% orang yang tidak menerima pengobatan sipilis akan memasuki tahap ini.

Sipilis tersier dapat terjadi bertahun-tahun atau puluhan tahun setelah infeksi awal.

Sipilis tersier bisa mengancam jiwa. Beberapa hasil potensial lain dari sifilis tersier meliputi:

  • Kebutaan.
  • Ketulian.
  • Penyakit kejiwaan.
  • Hilang ingatan.
  • Penghancuran jaringan lunak dan tulang.
  • Gangguan neurologis, seperti stroke atau meningitis.
  • Penyakit jantung.
  • Neurosifilis, yaitu infeksi pada otak atau sumsum tulang belakang.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Menular Seksual? Kenali Penyebab Umum Penyakit Ini!

Kesimpulan

Itulah informasi tentang 8 Gejala Sipilis pada Pria serta Penyebab dan Pengobatannya yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia