9 Fakta Menarik tentang Sigung, Si Musang yang Berbau Busuk

Sigung

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang 9 Fakta Menarik tentang Sigung, Si Musang yang Berbau Busuk.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

9 Fakta Menarik tentang Sigung, Si Musang yang Berbau Busuk

Musang yang berbau busuk atau lebih dikenal dengan sebutan sigung, merupakan salah satu hewan yang unik.

Salah satu ciri khas yang paling terkenal dari sigung adalah kemampuannya mengeluarkan bau busuk yang sangat kuat jika merasa terancam.

Yuk, cari tahu tentang fakta lain dari musang yang berbau busuk dalam artikel berikut.

Baca Juga: 11 Fakta Hewan Sugar Glider, Marsupial yang Bisa “Terbang”

Karakteristik Musang yang Berbau Busuk atau Sigung

Foto: Sigung (Citywildlife.org)

Sigung juga memiliki beragam karakter unik yang membuatnya khas daripada hewan lain, lho. Berikut di antaranya:

1. Warna Bulu Khas

Ciri fisik yang paling mencolok dari sigung adalah warna bulunya yang khas.

Mereka memiliki tubuh berwarna hitam dengan satu atau beberapa garis putih yang mengitari bagian punggun dan membentuk pola yang khas.

Pola ini dapat bervariasi tergantung pada jenisnya, tetapi warna hitam dan putih yang kontras merupakan ciri khas utama dari sigung.

2. Berukuran Sedang

Sigung memiliki ukuran tubuh yang sedang, sekitar sebesar kucing peliharaan.

Melansir laman Britannica, musang yang berbau busuk ini memiliki panjang tubuh sekitar 50 hingga 60 cm saat dewasa. Dengan berat mencapai 4,5 kg.

3. Ekor Lebat

Sigung memiliki ekor yang tebal dan berbulu.

Ekor ini dapat diangkat dan digunakan sebagai salah satu tanda peringatan sebelum mereka menyemprotkan cairan berbau busuk.

Baca Juga: 33+ Contoh Hewan Omnivora, Termasuk Tupai dan Cacing!

4. Kaki Pendek

Kaki sigung relatif pendek, dan mereka memiliki cakar yang kuat pada kakinya yang digunakan untuk menggali tanah saat mencari makanan.

5. Kelenjar Anal

Meskipun tidak terlihat secara kasat mata, kelenjar anal sigung adalah ciri fisik penting dari hewan yang satu ini.

Mereka menghasilkan cairan berbau busuk yang digunakan sebagai senjata pertahanan.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Burung, Habitat, dan Contohnya untuk Edukasi

Fakta tentang Sigung, Jenis Musang yang Berbau Busuk

Musang yang Berbau BusukFoto: Musang yang Berbau Busuk (Massaudubon.org)

Ini dia beberapa fakta menarik tentang musang yang berbau busuk atau sigung:

1. Hewan Nokturnal

Dikutip dari laman Treehugger, sigung merupakan hewan nokturnal.

Jadi, mereka akan lebih aktif pada malam hari dan beristirahat di siang hari.

Salah satu alasan utama sigung menjadi nokturnal adalah untuk melindungi diri dari pemangsa.

Ketika banyak pemangsa darat seperti serigala, rubah, dan burung pemangsa tidur atau kurang aktif di malam hari, sigung memiliki keunggulan dalam mencari makanan dan bergerak tanpa terlalu banyak ancaman.

Mata sigung juga sangat baik dalam kondisi cahaya rendah.

Hal ini karena mereka memiliki sel-sel penglihatan khusus yang memungkinkan untuk melihat dengan baik pada malam hari.

Jadi, sigung dapat bergerak di kegelapan dengan mudah selama berburu makanan.

Baca Juga: 7 Fakta Anjing Samoyed yang Berbulu Putih Tebal dan Lembut

2. Musang yang Berbau Busuk

Sigung juga disebut sebagai jenis musang yang berbau busuk.

Hal ini karena saat sigung merasa terancam atau dalam situasi bahaya, mereka dapat menggunakan kelenjar khusus yang terletak di dekat ekor untuk mengeluarkan cairan berbau busuk.

Cairan berbau busuk yang disemprotkan memiliki aroma yang sangat kuat dan tahan lama.

Bau busuk tersebut digunakan sebagai alat pertahanan yang efektif terhadap pemangsa dan ancaman potensial.

Selain sebagai senjata pertahanan, bau busuk juga digunakan sebagai alat komunikasi.

Sigung dapat meninggalkan jejak bau untuk menandai wilayah mereka atau untuk berkomunikasi dengan sesama sigung.

Sebelum menyemprotkan cairan berbau busuk, sigung akan melakukan gerakan aneh seperti mengangkat…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang 9 Fakta Menarik tentang Sigung, Si Musang yang Berbau Busuk yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia