Apakah Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan? Ini Penjelasannya!

Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Apakah Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan? Ini Penjelasannya!.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Apakah Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan? Ini Penjelasannya!

Dikatakan, pola tidur mempengaruhi kesuburan. Alasan inilah yang membuat banyak pasangan berusaha mengatur siklus tidur yang baik.

Moms yang sering begadang misalnya, cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dan masalah pada berat badan.

Mens yang tidak teratur merupakan salah satu pertanda infertilitas.

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan fungsi tubuh secara keseluruhan.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pola tidur yang buruk dapat mempengaruhi kesuburan pada pria dan wanita.

Ingin tahu penjelasan lengkapnya mengenai kemungkinan pola tidur mempengaruhi kesuburan? Simak artikel ini sampai akhir, ya!

Baca Juga: 10+ Posisi Bercinta Menggambarkan Kepribadian, Simak yuk!

Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan

Berbagai studi menunjukkan bahwa ada kaitan antara pola tidur mempengaruhi kesuburan.

Berikut beberapa faktor yang pendukung bahwa pola tidur mempengaruhi kesuburan.

1. Mempengaruhi Produksi Hormon

Melansir dari Carolinas Fertility Institute, kurang tidur dapat mempengaruhi produksi hormon, termasuk hormon reproduksi.

Bagian otak yang sama yang mengatur hormon tidur-bangun juga mengatur hormon reproduksi

Ketika tubuh tidak mendapatkan tidur yang cukup, hipotalamus dapat mengalami gangguan dalam mengatur sirkadian atau ritme sirkadian tubuh, yang merupakan jam biologis internal yang membantu mengatur berbagai proses fisiologis.

Gangguan pada ritme sirkadian ini dapat menyebabkan penurunan produksi hormon reproduksi seperti hormon luteinizing (LH) dan hormon folikul-stimulasi (FSH) pada wanita, serta hormon testosteron pada pria.

LH dan FSH berperan penting dalam pengaturan ovulasi dan produksi sel telur pada wanita, sedangkan testosteron berperan dalam perkembangan dan fungsi sperma pada pria.

2. Mempengaruhi Tingkat Stres

Foto: Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan (Unsplash.com/bruce mars)

Dilansir dari Sleep Doctor, kurag tidur daoat mempengaruhi tingkat stres.

Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan secara keseluruhan dan membuang kadar estrogen.

Selain itu, gangguan tidur yang kronis juga dapat berkontribusi pada masalah lain yang berhubungan dengan keseimbangan hormonal, terutama pada wanita.

Ketika tubuh terpapar pada stres kronis akibat kurang tidur, tingkat hormon stres yang tinggi dapat mengganggu produksi hormon reproduksi yang berperan penting dalam kesuburan.

Seperti hormon gonadotropin (GnRH), hormon luteinizing (LH), dan hormon folikul-stimulasi (FSH).

Baca Juga: Insomnia: Jenis, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

3. Mengganggu Siklus Menstruasi

Menurut LAIVF, pola tidur yang terganggu dapat mengganggu hormon yang memicu ovulasi dan menentukan siklus menstruasi, berpotensi menyebabkan menstruasi tidak teratur dan kesulitan hamil

Pola tidur yang terganggu dapat berdampak signifikan pada hormon-hormon yang mempengaruhi ovulasi dan siklus menstruasi pada wanita.

Salah satu hormon yang sangat penting dalam proses ovulasi adalah hormon luteinizing (LH). LH berfungsi untuk merangsang pelepasan sel telur dari indung telur (ovarium) yang siap dibuahi.

Ketika pola tidur tidak konsisten atau terganggu, produksi LH dapat menjadi tidak teratur atau tidak sesuai dengan waktu yang tepat dalam siklus menstruasi.

Dampak dari gangguan pola tidur ini dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Hal ini membuat sulit bagi wanita untuk mengidentifikasi masa subur yang tepat, sehingga peluang untuk hamil menjadi berkurang.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Apakah Pola Tidur Mempengaruhi Kesuburan? Ini Penjelasannya! yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia