Apakah Sprite (Soda) Bisa Mencegah Kehamilan? Cek Faktanya!

Ilustrasi Soda

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Apakah Sprite (Soda) Bisa Mencegah Kehamilan? Cek Faktanya!.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Apakah Sprite (Soda) Bisa Mencegah Kehamilan? Cek Faktanya!

Soda menjadi salah satu cara mencegah kehamilan yang masih banyak dipercaya. Namun, apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan?

Mempunyai anak merupakan salah satu impian dalam pernikahan bagi sebagian besar pasangan.

Akan tetapi, dalam kondisi tertentu banyak juga pasangan suami istri memilih menunda kehamilan atau tidak ingin hamil lagi.

Terlebih bagi pasutri yang aktif secara seksual namun ingin menghindari kehamilan.

Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Mulai dari menggunakan alat kontrasepsi hingga konsumsi makanan dan minuman.

Salah satu minuman yang dianggap dapat mencegah kehamilan adalah soda.

Lantas, apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan? Mari simak penjelasan mengenai apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan di bawah ini!

Baca Juga: Kandidiasis, Jamur Vagina yang Pengaruhi Kesuburan?

Apakah Sprite (Soda) Bisa Mencegah Kehamilan?

Foto: Ilustrasi Soda (Orami Photo Stock)

Pertanyaan ‘apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan’ memang sering ditanyakan oleh para Moms yang tidak ingin menambah momongan.

Lantas, apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan?

Minuman yang satu ini perlu dihindari oleh Moms yang sedang melakukan program hamil.

Sebuah studi menemukan bahwa minum satu atau lebih minuman dengan pemanis buatan, seperti soda dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita dan pria.

Jurnal National Health Service menyebutkan, faktor makanan termasuk minuman mengandung gula dapat memberikan dampak buruk terhadap kesuburan.

Penelitian cross-sectional menunjukan minuman yang mengandung pemanis buatan membuat kualitas air mani menurun.

Hal yang sama juga terjadi pada tingkat kesuburan wanita.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa tingkat kesuburan akan menurun sekitar 20% terhadap seseorang yang sering konsumsi minuman dengan pemanis buatan.

Selain minuman dengan pemanis buatan, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa tingkat kesuburan seseorang akan semakin cepat penurunannya.

Terutama saat terlalu sering konsumsi minuman karbonat atau soda.

Mengutip Medical Health News, konsumsi soda dapat menyebabkan menstruasi lebih cepat dan kualitas air mani tidak bagus.

Baca Juga: Pil KB Microgynon: Fungsi, Dosis, dan Aturan Pakai

Alasan Minuman Bersoda Bisa Mencegah Kehamilan

Minuman Soda

Foto: Minuman Soda (Orami Photo Stock)

Cari tahu mengapa ada kemungkinan soda bisa mencegah kehamilan.

Sebuah penelitian Boston University School of Public Health menunjukkan bahwa, konsumsi minuman dengan gula buatan setiap hari dapat berpengaruh terhadap kesuburan dan mencegah kehamilan.

Diketahui, terdapat hubungan positif antara asupan minuman yang dimaniskan dengan gula dan kesuburan yang lebih rendah.

“Ada beberapa faktor lain yang mempengaruhinya, termasuk obesitas, asupan kafein, alkohol, merokok, dan pola diet secara keseluruhan,” kata Elizabeth Hatch profesor epidemiologi yang memimpin penelitian mengenai pengaruh soda dan program kehamilan.

Ia menyarankan kepada setiap pasangan yang sedang melakukan program kehamilan untuk membatasi konsumsi minuman manis, termasuk soda.

Baca Juga: 7 Gejala Setelah Embrio Transfer pada IVF, Mirip PMS!

Efek Samping Soda Bagi Tubuh

Selain soda bisa mencegah kehamilan, minuman ini juga memiliki efek samping terhadap kesehatan.

Berikut ragam efek samping yang bisa ditimbulkan:

1. Tingkat Kesuburan Menurun

Melalui Pregnancy Study Online (PRESTO), sebuah studi kohort prospektif berbasis web di Amerika Utara, mensurvei 3.828 wanita berusia 21 hingga 45 tahun yang tinggal di Amerika Serikat atau Kanada dan 1.045 pasangan pria mereka.

Semua peserta tersebut diminta untuk membuktikan apakah soda dapat mencegah kehamilan atau tidak.

Peserta menyelesaikan survei dasar yang komprehensif tentang riwayat kesehatan, faktor gaya hidup, dan diet, termasuk jumlah asupan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Setelah menyelesaikan kuesioner, partisipan wanita kemudian ditindak lanjut setiap dua bulan hingga 12 bulan atau sampai terjadi kehamilan.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa, wanita dan pria yang konsumsi minuman dengan pemanis buatan akan mengalami 20% penurunan kesuburan rata-rata setiap bulan.

Wanita yang mengonsumsi satu porsi soda perhari memiliki kesuburan 25% lebih rendah, sementara pria dengan konsumsi yang sama akan mengalami penurunan kesuburan sebesar 33%.

Hal ini semakin memperkuat bahwa soda bisa mencegah kehamilan.

Apalagi, tingkat kesuburan menjadi hal penting jika hendak melakukan program hamil.

2. Berdampak Panjang Bagi Organ Reproduksi

Dalam penelitian tersebut juga dilakukan pengujian terhadap minuman berenergi, jus dan soda diet.

Hasilnya menunjukan bahwa minuman berenergi memiliki efek samping menurunkan kesuburan pria dan wanita.

Sementara untuk jus buah atau soda diet kecil kemungkinan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan pasangan.

“Mengingat tingginya kadar minuman manis yang dikonsumsi oleh pasangan usia subur di Amerika Utara, temuan ini dapat memiliki implikasi penting bagi kesehatan masyarakat,” para penulis menyimpulkan.

Jadi, jika disimpulkan apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan ini merupakan efek jangka panjang.

Sebab, masalah utamanya adalah jika meminum soda terlalu banyak setiap harinya akan mengurangi kesuburan baik untuk wanita atau pria.

Nah, jika ketika kesuburan pria dan wanita sudah menurun maka dapat memiliki implikasi angka kehamilan yang rendah.

Baca Juga: Simak Penyakit Kelamin yang Mengganggu Fertilitas dan Perlu Diwaspadai

Penyebab Soda Bisa Mencegah Kehamilan

Setelah mengetahui penjelasan apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan, Moms juga harus tahu alasannya.

Dalam Real Food Fertility, dijelaskan mengenai apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan dan faktor apa yang menyebabkan hal tersebut.

Berikut penjelasan lengkap ‘apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan’, simak!

1. Kandungan Minuman Penuh Gula

Ilustrasi Soda (Orami Photo Stock)

Foto: Ilustrasi Soda (Orami Photo Stock)

Alasan jawaban apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan adalah karena kandungan bahan yang tinggi mengandung gula.

Sekitar 400 ml soda mengandung sekitar 54 ml gula.

Moms tentunya akan menolak kalau disuruh minum gula sebanyak itu, bukan?

Jumlah tersebut merupakan dua kali lipat dari kebutuhan gula setiap hari. Selain itu, soda juga mengandung aspartam yang tidak baik bagi tubuh.

Penelitian menunjukan gula buatan seperti yang ada di dalam soda dapat memberikan efek samping terhadap tubuh, termasuk tingkat kesuburan.

Karena kelebihan gula menyebabkan kecanduan, penambahan berat badan, gangguan hormon, peradangan, gangguan pencernaan dan lainnya.

Tak hanya itu soda juga mengandung bahan kimia, adiktif, pengawet dan pewarna makanan.

Semua kandungan yang ada di dalam minuman ini sangat tidak baik untuk tubuh, baik sebelum dan setelah kehamilan.

Bahkan faktanya, asupan 1 gelas soda per hari juga dikaitkan dengan hasil IVF yang lebih buruk.

Dibuktikan dengan adanya pengurangan 12% siklus yang menghasilkan keberhasilan atau kelahiran hidup.

2. Kadar Gula Meningkat

Dengan kandungannya, jawaban apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan karena mempengaruhi kadar gula dalam darah.

Ketika Moms mengkonsumsi gula dalam satu waktu, tubuh akan mengirimkan sinyal bahwa ada sejumlah besar gula yang perlu diambil oleh darah.

Kemudian, insulin akan terpacu untuk mengambil semua gula yang masuk ke dalam tubuh.

Sehingga kadar gula dalam tubuh akan naik turun dan membuat tubuh terasa tidak enak.

Seiring berjalannya waktu, tubuh akan memproduksi insulin berlebih dan organ dalam tubuh akan bekerja lebih keras dari biasanya.

Hal ini menyebabkan tubuh merasa nyeri, mudah lelah dan mudah kesal.

Selain itu, terlalu banyak gula membuat kerja hormon menjadi tidak normal dan dapat menurunkan tingkat kesuburan seseorang.

Baca Juga: 10 Makanan Cepat Hamil, Cocok untuk Program Hamil, Catat Moms!

3. Terjadinya Gangguan Hormon

Sebelumnya telah dibahas, kadar gula darah dapat berpengaruh terhadap hormon, tetapi masih ada gangguan hormon lain seperti BPA dalam wadah.

Sebuah studi di University of Utah mengatakan bahwa ada korelasi antara soda dan naiknya kadar hormon estrogen.

Ketika estrogen naik sangat tinggi hormon tidak stabil, kesuburan tidak stabil.

Salah satu kunci untuk menaikkan tingkat kesuburan adalah menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

Inilah alasan ‘apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan’, lantaran karena terjadinya ketidakseimbangan hormon.

4. Merusak Sel Mitokondria

Soda atau soda diet dapat mengacaukan tingkat sel dan dapat merusak mitokondria.

Tidak heran bila apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan memang benar.

Peter Piper, Profesor Biologi Molekuler dan Bioteknologi di University of Sheffield mengatakan penghambat jamur yang ada di dalam soda dapat merusak DNA yang ada di dalam mitokondria bahkan mematikannya.

Dalam jurnal Reproductive Biomedicine Online, disebutkan bahwa mitokondria merupakan faktor kunci yang mengatur proses reproduksi wanita.

Mitokondria memiliki peran penting dalam hal pematangan oosit, pembuahan dan perkembangan embrio.

Namun, hingga saat ini masih belum terungkap dampak mitokondria terhadap kesuburan wanita.

5. Asupan Kalori dan Nutrisi Lain Tidak Seimbang

Alasan apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan selanjutnya adalah karena mengandung kalori.

Artinya, minuman ini dapat menambahkan kalori dalam tubuh tanpa ada penambahan nutrisi lain.

Padahal, selain kalori, tubuh juga memerlukan nutrisi seperti protein, mineral, vitamin dan lainnya.

Faktanya, gula refinasi atau buatan yang ada di dalam soda dapat mencuri nutrisi cadangan dalam tubuh untuk proses pencernaan.

Kalori tanpa ada tambahan nutrisi lain menyebabkan bertambahnya kalori yang tidak memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Karena tidak ada tambahan nutrisi lain, tubuh akan mudah lapar dan menyebabkan berat badan naik.

Hingga akhirnya mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Jika Moms sedang menjalankan program hamil, kesuburan akan bertambah ketika berat badan ideal.

Sehingga, jawaban apakah soda (Sprite) bisa mencegah kehamilan memanglah benar.

Baca Juga: Benarkah Puasa Meningkatkan Kesuburan? Berikut Faktanya!

Dampak Obesitas terhadap Kesehatan dan Kesuburan

Penambahan berat badan akan mengakibatkan masalah pada hormon dan masalah lain dalam tubuh yang berhubungan dengan kesuburan.

Selain sulit untuk melakukan program hamil, kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan penyakit lain, seperti gagal jantung atau strok.

Mengutip dari Cloud In Fertility, soda juga memiliki efek berbahaya lainnya yaitu kaya akan bahan kimia seperti adiktif, pengawet, dan pewarna

Selain itu, soda sangat adiktif dan memiliki efek kesehatan negatif lainnya pada kesehatan usus, kekuatan tulang, dan berbagai organ tubuh.

Sehingga gabungan semua faktor ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi kesuburan.

Oleh karena itu, harus dipahami bahwa konsumsi soda dan minuman ringan lainnya secara teratur memiliki efek yang sangat negatif bagi kesehatan individu serta kesuburan.

Baca Juga: Hamil 35 Minggu: Perkembangan Janin hingga Keluhan Fisik Bumil

Nah, itu dia Moms penjelasan apakah Sprite (soda) bisa mencegah kehamilan serta alasannya.

Berdasarkan beberapa penelitian menunjukan bahwa soda merupakan salah satu minuman yang bisa menurunkan kadar kesuburan.

Kalau memang ingin mulai melakukan program hamil, sebaiknya mulai mengurangi konsumsi soda dan minuman manis lainnya, ya.

Karena banyak sekali efek samping dalam soda yang dapat mencegah kehamilan jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Mulai sekarang, yuk coba minuman sehat seperti air putih, jus yang dibuat sendiri di rumah agar dapat selalu hidup sehat!

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Apakah Sprite (Soda) Bisa Mencegah Kehamilan? Cek Faktanya! yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia