Asam Lambung pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Anak Sakit Perut

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Asam Lambung pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Asam Lambung pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Asam lambung pada anak bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Sayangnya saat Si Kecil mengeluh sakit pada perutnya, banyak orang tua yang menganggap bawah kondisi itu adalah gejala masuk angin atau diare.

Tak heran, untuk meredakannya, para orang tua akan membaluri minyak telon atau minyak kayu putih ke perut anak.

Padahal, keluhan sakit perut pada anak terkadang bukan hanya disebabkan oleh dua kondisi tersebut, melainkan bisa saja merupakan gejala dari penyakit asam lambung.

Untuk itu, Moms perlu mengetahui apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Baca Juga: Wasapadai 10 Tanda Ginjal Bermasalah sebelum Terlambat!

Apa Itu Asam Lambung pada Anak?

Foto: Anak Sakit Perut (Orami Photo Stock)

Mengenai asam lambung, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A (K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterologi Hepatologi Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya pun menjelaskan mengenai apa itu asam lambung dan penyebabnya.

“Lambung berisi asam hidroklorik, asam kuat yang membantu memecah dan mencerna makanan serta melindungi lambung terhadap serangan bakteri tidak baik. Dinding lambung memiliki perlindungan dan sudah beradaptasi terhadap asam lambung yang sifatnya kuat, namun kerongkongan belum terproteksi sehingga mudah lecet (erosi) akibat paparan asam lambung yang naik ke kerongkongan,” jelas dr. Frieda.

Refluks atau aliran balik asam lambung menuju kerongkongan terjadi apabila cincin otot kerongkongan bawah melemah sehingga aliran asam terjadi.

Cincin otot yang dinamakan sfingter gastroesofageal, biasanya berfungsi sebagai katup yang membiarkan makanan masuk dari kerongkongan ke lambung.

Apabila katup ini lemah dan tidak berfungsi baik, maka isi lambung dapat mengalir balik ke kerongkongan dan menyebabkan:

  • Nyeri ulu hati
  • Nyeri dada
  • Rasa ingin muntah di tenggorokan

Baca Juga: Obat Penguat Kandungan: Fungsi dan Efek Sampingnya

Gejala Asam Lambung pada Anak

Si Kecil MenangisFoto: Si Kecil Menangis (Orami Photo Stock)

Tak cuma pada orang dewasa, gejala asam lambung naik juga bisa dirasakan oleh bayi dan balita.

Gejala akan muncul bila isi perut buah hati Moms naik lagi menuju kerongkongan (esofagus).

Melansir dari John Hopkins Medicine, bayi di bawah 2 tahun terbilang cukup sering mengalami masalah ini.

Sementara, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases mengungkapkan, gejala asam lambung pada anak bayi dan balita antara lain:

  • Muntah
  • Batuk-batuk seperti mau muntah, terutama di malam hari
  • Susah bernapas
  • Susah menelan makanan (melepeh makanan)
  • Kehilangan nafsu makan atau tidak mau menyusui
  • Rewel atau menangis ketika mau makan
  • Berat badan turun

Perhatikan berbagai gejala asam lambung pada anak ini tidak kunjung membaik setelah lebih dari seminggu.

Moms perlu membawa Si Kecil ke dokter untuk diperiksa.

Baca Juga: Penyebab Lutut Bengkak dan Cara Mengobatinya, Yuk Ketahui, Moms!

Gejala pada Anak Usia Sekolah

Anak Sakit Perut (Orami Photo Stocks)Foto: Anak Sakit Perut (Orami Photo Stocks) (Orami Photo Stock)

Gejala asam lambung naik bisa muncul juga pada anak usia sekolah hingga remaja.

Umumnya ciri-ciri asam lambung pada anak usia sekolah sama dengan pada bayi dan balita.

Johns Hopkins Hospital menyebutkan bahwa penyebab asam lambung pada anak di antaranya adalah:

  • Makanan asam
  • Makanan berlemak
  • Obesitas
  • Beberapa jenis obat
  • Menjadi perokok pasif

Akan tetapi, Moms bisa mengenali gejala asam lambung pada anak naik lainnya seperti:

  • Bau mulut yang tak sedap
  • Mual
  • Sering bersendawa
  • Nyeri di dada, kerongkongan, atau ulu hati
  • Sesak napas atau napas berbunyi lirih seperti peluit (mengi)
  • Gigi mudah rusak
  • Merasakan asam di mulut
  • Sering mengeluh sakit perut, begah, atau keluhan lainnya seputar pencernaan

Baca Juga: 10+ Tanggung Jawab Kakak di Keluarga yang Penting Dipahami

Penyebab Asam Lambung pada Anak

Anak Stres

Foto: Anak Stres (Understood.org)

Refluks asam lambung pada anak dapat disebabkan kelainan bawaan seperti hiatus hernia.

Namun demikian sebagian besar disebabkan pola hidup dan pola makan yang bermasalah.

Faktor risiko terjadinya refluks asam lambung pada anak adalah:

1. Makanan yang Tidak Sehat

Makanan yang tidak sehat dapat memicu terjadinya asam lambung pada anak.

Hal ini karena makanan tersebut dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan.

Beberapa makanan yang dapat memicu terjadinya asam lambung yang berlebihan antara lain:

  • Makanan yang terlalu pedas
  • Makanan yang terlalu berlemak
  • Makanan yang terlalu asam
  • Makanan yang mengandung kafein
  • Makanan yang terlalu manis
  • Makanan cepat saji atau makanan olahan

Melansir Clinical Microbiology Reviews, helicobacter pylori adalah bakteri gram-negatif yang dapat…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Asam Lambung pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia