Bacaan Doa Walimatul Ursy agar Penikahan Langgeng dan Berkah

Pasangan pengantin

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Bacaan Doa Walimatul Ursy agar Penikahan Langgeng dan Berkah.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Bacaan Doa Walimatul Ursy agar Penikahan Langgeng dan Berkah

Selain akad, biasanya pasangan pengantin beserta keluarga menyelenggarakan walimatul ursy atau pesta pernikahan. Para undangan akan memberikan doa walimatul ursy saat itu.

Ternyata, walimatul ursy hukumnya wajib dalam Islam. Meski begitu, Rasulullah SAW mengajarkan untuk melaksanakannya sesederhana mungkin. Sesuai hadis dari Anas bin Malik:

”Selenggarakanlah walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing,” (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i, Tirmidzi).

Baca Juga: Pernikahan Syighar, Pernikahan yang Menjadikan Perempuan sebagai Pengganti Mahar

Hal yang Harus Diperhatikan Terkait Walimatul Ursy

Foto: Pasangan pengantin (Freepik.com/wirestock)

Berikut ini hal seputar pernikahan dalam Islam yang perlu diperhatikan.

1. Tidak Hanya Mengundang Orang Kaya Saja

Rasulullah SAW mengingatkan pengantin agar tidak hanya mengundang orang-orang kaya saja, tetapi diundang pula orang-orang miskin. Beliau bersabda:

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيْمَةِ، يُدْعَى إِلَيْهَا اْلأَغْنِيَاءُ ويُتْرَكُ الْمَسَاكِيْنُ، فَمَنْ لَمْ يَأْتِ الدَّعْوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُوْلَهُ

Artinya: “Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang.

Barang siapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya,” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi).

2. Jika Diundang, Wajib Menghadiri

Selain itu, yang menjadi catatan penting adalah bagi orang yang diundang menghadiri walimah, maka dia wajib untuk memenuhi undangan tersebut bahkan meski sedang berpuasa.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى طَعَامٍ فَلْيُجِبْ، فَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ، وَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ. يَعْنِى اَلدُّعَاءَ

Artinya: “Apabila seseorang dari kalian diundang makan, maka penuhilah undangan itu.

Apabila ia tidak berpuasa, maka makanlah (hidangannya), tetapi jika ia sedang berpuasa, maka hendaklah ia mendo’akan (orang yang mengundangnya),” (H.R. Muslim, Ahmad, dan Baihaqi).

Ada juga hal sunah lain yang mesti diperhatikan bagi yang undangan saat menghadiri walimah.

Jika diundang walimah, maka tidak boleh mengajak orang lain yang tidak diundang oleh tuan rumah.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Abu Mas’ud al-Anshari, ia berkata: “Ada seorang pria yang baru saja menetap di Madinah bernama Syu’aib, ia punya seorang anak penjual daging.

Ia berkata kepada anaknya, ‘Buatlah makanan karena aku akan mengundang Rasulullah SAW.’

Rasulullah SAW datang bersama empat orang disertai seseorang yang tidak diundang.

Kemudian beliau bersabda: ‘Engkau mengundang aku bersama empat orang lainnya. Dan orang ini ikut bersama kami.

Jika engkau izinkan biarlah ia ikut makan, jika tidak maka aku suruh pulang.’ Syuaib menjawab, ‘Tentu, saya mengizinkannya’,” (H.R. Bukhari, Muslim, Ahmda dan Al Baghawi).

3. Memanjatkan Doa

Selanjutkan, memanjatkan doa bagi shahibul hajat atau tuan rumah setelah makan. Doa yang disunnahkan untuk diucapkan adalah:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ، وَارْحَمْهُمْ، وَبَاِرِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ

Artinya: “Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka dan berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka,” (H.R. Ahmad)

Yang terakhir, memanjatkan doa walimatul ursy untuk kedua mempelai.

Sebab, keduanya telah melangsungkan proses ijab kabul yang merupakan peristiwa penting dalam hidup keduanya.

Dengan akad nikah, suami istri tak lagi bebas melakukan apa pun semau keinginannya seperti ketika masih hidup sendiri.

Akad nikah menjadikan sepasang suami istri masing-masing memiliki hak dan menanggung kewajiban yang mesti dilakukan untuk mencapai tujuan bersama berumah tangga.

Baca Juga: 14 Prosesi Pernikahan Adat Batak Toba, Mulai dari Persiapan hingga Setelah Upacara Pernikahan

Melansir NU Online, mendoakan kedua mempelai setelah ijab kabul pernikahan adalah hal penting…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Bacaan Doa Walimatul Ursy agar Penikahan Langgeng dan Berkah yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia