Berat dan Tinggi Badan Anak Ideal Menurut WHO, Wajib Tahu!

Pengukuran Tinggi Badan Anak

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Berat dan Tinggi Badan Anak Ideal Menurut WHO, Wajib Tahu!.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Berat dan Tinggi Badan Anak Ideal Menurut WHO, Wajib Tahu!

Selain menimbang berat badan Si Kecil secara rutin, Moms perlu mengukur tinggi badan anak.

Apakah berat badan ideal anak menurut WHO sudah sesuai? Apakah tinggi badan anak ideal sudah tercapai?

Sebenarnya, tinggi badan ideal untuk anak usia 2-5 tahun dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti genetika, jenis kelamin, dan pertumbuhan individu.

Namun, terdapat beberapa parameter rata-rata yang sering digunakan sebagai panduan dalam menilai tinggi badan anak pada rentang usia ini.

Untuk menentukan tinggi badan anak 2-5 tahun yang ideal, digunakan tabel tinggi badan anak (TB) menurut usia (U) atau indeks TB/U yang mengacu pada WHO Child Growth Standards.

Indeks tinggi badan (TB) digunakan pada anak berusia di atas 24 bulan yang diukur dengan posisi berdiri.

Sedangkan indeks panjang badan (PB) untuk anak umur 0-24 bulan dengan posisi telentang.

Ada juga cara tertentu saat hendak mengukur berat badan ideal anak menurut WHO.

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di sini yuk!

Baca Juga: 12 Cara Menambah Berat Badan agar Tidak Underweight Lagi!

Keterangan pada Tabel Tinggi Badan Anak Menurut Usia

Foto: Pengukuran Tinggi Badan Anak (Babycenter.com)

Sebelum mengetahui berat badan ideal anak menurut WHO, Moms perlu mengetahui tinggi badan anak yang masuk kategori ideal.

Pada tabel tinggi badan anak menurut usia berdasarkan WHO, Moms akan melihat banyak nilai skor.

Ketahui keterangan dari indeks TB/U yang dipakai untuk menentukan kategori dari nilai skor pada tabelnya berikut:

  • Sangat pendek (severely stunted): < -3 SD
  • Pendek (stunted): -3 SD sampai dengan < -2 SD
  • Normal: -2 SD sampai dengan +3 SD
  • Tinggi: > +3 SD

Sebagai informasi, SD merupakan standar deviasi, atau simpangan baku.

Pertambahan tinggi badan anak harus diukur secara berkala, sehingga jika ada perlambatan pertumbuhan bisa segera diidentifikasi sebelum terjadi stunting atau risiko perawakan pendek.

Baca Juga: 10 Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu dan Cara Mengatasinya

Berikut tabel tinggi badan anak umur 2-5 tahun yang sudah disederhanakan agar lebih mudah dipahami.

Jangan lupa bedakan tabel anak laki-laki dan perempuan karena memiliki nilai skor yang berbeda.

Standar Tinggi Badan Anak Laki-laki Menurut Umur (TB/U) 24-60 Bulan

Tinggi badan ideal balita laki-laki usia 2-5 tahun (WHO)

Foto: Tinggi badan ideal balita laki-laki usia 2-5 tahun (WHO)

Seperti yang tampak pada tabel ini, Moms akan melihat usia (menurut bulan) ukuran tinggi badan anak dengan pengukuran berdasarkan cm (sentimeter).

Sebagai contohnya, misalnya Si Kecil menginjak usia 34 bulan atau 2 tahun 10 bulan, dengan tinggi badan 92,5 cm.

Ini menandakan berat badannya berada di antara kategori -1 SD hingga Median.

Sehingga, bila disimpulkan ini menandakan bahwa tinggi badan anak normal.

Baca Juga: 15 Makanan Penambah Berat Badan Bayi hingga Tips Menaikkan Berat Badan Si Kecil agar Sehat!

Standar Tinggi Badan Anak Perempuan Menurut Umur (TB/U) 24-60 Bulan

Tinggi badan ideal balita perempuan usia 2-5 tahun (WHO)

Foto: Tinggi badan ideal balita perempuan usia 2-5 tahun (WHO)

Pengukuran tabel tinggi badan anak perempuan menurut usia secara prinsipnya juga sama dengan anak laki-laki.

Tetapi angka tinggi badannya sedikit berbeda dibanding tinggi badan laki-laki.

Si Kecil masuk kategori normal (-2 SD sampai dengan +3 SD)? Berarti aman, ya, Moms.

Namun, pengukuran ini harus dilakukan secara berkala, apakah pemetaan skornya naik mengikuti garis pertumbuhan atau tidak.

Jika tidak, Moms perlu berkonsultasi ke dokter untuk mengecek status gizinya.

Anak dengan kriteria sangat pendek, pendek, dan tinggi (<-2 SD atau >+3 SD) harus dikonfirmasi status gizinya berdasarkan:

  • Indeks BB/U (berat badan berdasarkan umur)
  • BB/TB (berat badan berdasarkan tinggi badan)
  • IMT/U (indeks massa tubuh berdasarkan umur) oleh petugas kesehatan yang kompeten.

Seluruh indeks antropometri harus dicek agar masalah sesungguhnya dapat diketahui dan bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga: 8 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Coba Sering Berenang!

Jika disimpulkan rata-rata tinggi badan anak usia 2-5 tahun berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) untuk anak laki-laki dan perempuan:

  • Usia 2 tahun: Rata-rata tinggi badan laki-laki sekitar 86 cm dan perempuan sekitar 85 cm.
  • Usia 3 tahun: Rata-rata tinggi badan laki-laki sekitar 94 cm dan perempuan sekitar 93 cm.
  • Usia 4 tahun: Rata-rata tinggi badan laki-laki sekitar 101 cm dan perempuan sekitar 100 cm.
  • Usia 5 tahun: Rata-rata tinggi badan laki-laki sekitar 108 cm dan perempuan sekitar 107 cm.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Berat dan Tinggi Badan Anak Ideal Menurut WHO, Wajib Tahu! yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia