Biografi Abu Hurairah serta Kisah Hidup dan Keistimewaannya

Biografi dan Keistimewaan Abu Hurairah

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Biografi Abu Hurairah serta Kisah Hidup dan Keistimewaannya.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Biografi Abu Hurairah serta Kisah Hidup dan Keistimewaannya

Untuk Moms yang beragama Islam, pasti pernah mendengar nama Abu Hurairah, bukan? Namun, apakah Si Kecil sudah mengetahuinya?

Jika belum, Moms bisa baca kisahnya di sini agar dapat menceritakannya pada anak sebagai bentuk pembelajaran agama Islam.

Tentu saja, ada banyak hal-hal menarik yang bisa diteladani dari sosok Abu Hurairah.

Kisah beliau sebagai sosok yang setia mendampingi Rasulullah SAW dan paling banyak meriwayatkan hadis ini perlu diajarkan pada anak-anak.

Mempelajari biografi seorang tokoh penting dalam Islam memiliki banyak manfaat untuk anak, lho!

Salah satunya mengajarkan anak untuk lebih menghargai dan menghormati perjuangan para sosok yang berpengaruh dalam agama.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW: Nabi dan Rasul Terakhir Suri Tauladan Umat Islam

Biografi dan Keistimewaan Abu Hurairah

Foto: Biografi dan Keistimewaan Abu Hurairah (id.wikipedia.org)

Dilansir dari laman Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam, Abu Hurairah dilahirkan tahun 19 sebelum Hijriyah. Beliau berasal dari qabilah Al-dusi di Yaman.

Dirinya memeluk Islam pada tahun ke 7 Hijriyah ketika Rasulullah berangkat menuju Khaibar. Ketika itu, ibunya belum menerima Islam bahkan menghina Rasulullah.

Abu Hurairah akhirnya menemui Rasulullah, meminta beliau berdoa agar ibunya masuk Islam.

Kemudian Abu Hurairah kembali menemui ibunya lalu mengajaknya masuk Islam. Akhirnya, ibunya pun bersedia masuk Islam.

Nama beliau sebelum memeluk Islam tidaklah diketahui dengan jelas, tetapi pendapat yang masyhur adalah Abdusy Syam.

Sedangkan nama Islamnya yaitu Abdur-Rahman.

Nama Abu Hurairah sendiri diberikan padanya karena beliau gemar bermain dengan anak kucing.

1. Kisah Abu Hurairah dengan Kucing

Kucing

Foto: Kucing (Peakpx.com)

Semasa kecil, beliau diperintahkan untuk mengembala beberapa ekor kambing milik keluarganya.

Di sela-sela mengembala kambing, Abu Hurairah selalu bermain dengan kucing kecil di saat siang hari dan jika malam sudah tiba, kucing tersebut diletakkan di atas pohon lalu beliau pun pulang ke rumahnya.

Kebiasaan ini berjalan terus-menerus hingga teman sebayanya memanggil beliau dengan nama Abu Hurairah yang memiliki arit “si pemilik kucing kecil”.

Suatu hari, kucing itu mengeong hingga terdengar oleh Rasulullah SAW. Beliau pun bertanya, “Apa itu wahai Abdu Syams?”, “Anak kucing yang aku temukan ya Rasulallah”, jawabnya.

Baiklah, maka engkau adalah Abu Hurairah (Bapak kucing kecil). Semenjak kejadian itu, beliau selalu dipanggil dengan sebutan nama Abu Hurairah.

Baca Juga: Ini 20 Sifat Wajib Allah, Yuk Kenalkan sejak Dini pada Si Kecil!

2. Termasuk Sahabat Dekat Rasulullah SAW

Abu Hurairah Sahabat Dekat Rasulullah SAW

Foto: Abu Hurairah Sahabat Dekat Rasulullah SAW (Orami Photo Stock)

Abu Hurairah banyak menghabiskan waktunya untuk mendampingi Nabi Muhammad SAW. Beliau termasuk sahabat yang bergaul dengan Nabi Muhammad SAW cukup dekat.

Kemana pun Rasulullah SAW berada, di sana lah Abu Hurairah turut mengikutinya.

Beliau juga dikenal sebagai salah satu ahli shuffah, yaitu orang-orang miskin atau sedang menuntut ilmu yang tinggal di halaman masjid.

Pada suatu hari, diceritakan bahwa Abu Hurairah duduk di pinggir jalan di mana orang-orang berlalu-lalang.

Waktu itu, beliau melihat Abu Bakar berjalan, lalu beliau meminta agar dibacakan satu ayat Alquran.

“Saya bertanya begitu supaya beliau mengajakku ikut dengannya dan memberiku pekerjaan”, kata Abu Hurairah.

Akan tetapi Abu Bakar hanya membacakan ayat Alquran, kemudian pergi.

Lalu Abu Hurairah melihat Umar bin Khattab dan berkata “Tolong ajari saya ayat Alquran”.

Namun beliau kembali kecewa karena Umar bin Khattab melakukan hal yang sama dengan oleh Abu Bakar.

Hingga tak lama kemudian, datanglah Rasulullah SAW.

Nabi tersenyum, Abu Hurairah berkata dalam hatinya, “Beliau tahu apa isi hati saya dengan tepat, beliau bisa membaca raut muka saya dengan tepat.”

Nabi pun memanggil “ya aba Hurairah!” Abu Hurairah menjawab “Labbaik, ya Rasulullah!”.

Lalu Rasulullah berkata, “Ikutilah aku!” Rasul pun mengajak ke rumahnya.

Ketika di dalam rumah, Rasulullah SAW mendapati ada semangkuk susu “Darimana datangnya susu ini?” tanya Rasulullah.

Ternyata ada seseorang yang telah memberikan susu itu.

Rasulullah akhirnya meminta tolong Abu Hurairah untuk memanggilkan ahli suffah.

Susu tadi pun dibagikannya kepada ahli suffah, termasuk Abu Hurairah.

Sejak itulah, beliau mengabdi kepada Rasulullah SAW dan bergabung dengan ahli suffah di masjid.

Baca Juga: 15 Nama-nama Nabi, Bisa Menjadi Kisah Inspiratif untuk Si Kecil

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Biografi Abu Hurairah serta Kisah Hidup dan Keistimewaannya yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia