TEMPO.CO, Jakarta – Badan Pusat Statistik melaporkan indeks harga konsumen (IHK) pada Februari 2022 menunjukkan deflasi sebesar 0,02 persen. Berdasarkan pemantauan di 90 kota, IKH menurun dari 108,26 menjadi 108,24.

“Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 0,54 persen. Sementara itu, dilihat tingkat inflasi dari tahun ke tahun sebesar 2,06 persen,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers, Selasa, 1 Maret 2022.

Kondisi IHK pada Februari berkebalikan dengan Januari lalu. Pada Januari, BPS mencatat laju inflasi sebesar 0,65 persen atau yang tertinggi sejak Mei 2020.

Sutanto mengatakan penyumbang deflasi utama pada Februari 2022 adalah penurunan harga komoditas minyak goreng, telur ayam ras, dan daging ayam ras. Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan dengan kontribusi 2,08 persen.

Komoditas yang menyebabkan deflasi adalah ikan krisi dengan andil deflasi 0,58 persen; ikan selar ikan tude 0,40 persen; dan minyak goreng 0,26 persen. Sementara itu, penyumbang inflasi tertinggi terjadi di Kupang. Komoditas yang memberikan andil pada inflasi adalah ikan kembung 0,17 persen; kangkung 0,15 persen; serta sawi hijau 0,10 persen.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan deflasi selama Februari semu, sebab harga komoditas berisiko mengalami kenaikan pada beberapa bulan mendatang. Lonjakan harga komoditas terjadi akibat operasi militer Rusia ke Ukraina.

Kondisi ini diperkirakan mendorong tingginya laju inflasi Indonesia pada April atau menjelang Ramadan.  “Produsen hanya tunggu momentum untuk mulai menyesuaikan harga jual di level konsumen, entah momentumnya pada April saat ada penyesuaian tarif PPN menjadi 11 persen atau menjelang Ramadan,” tutur Bhima.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: Korban Binomo Tanggapi Soal Indra Kenz Jadi Tersangka dan Terancam Dimiskinkan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.




Source link