TEMPO.CO, Jakarta – Konflik Rusia – Ukraina memberikan dampak kepada ekonomi dunia. Walau begitu optimisme pun masih dimiliki masyarakat, salah satunya CEO FoxLogger Indonesia, Alamsyah Cheung. Ia yakin pertumbuhan ekonomi ini akan lebih bisa terakselerasi mengingat ada momentum puasa Ramadan dan Lebaran Idul Fitri. Pada momen tersebut terjadi peningkatan demand aneka produk, khususnya produk konsumsi dan otomotif untuk menunjang mobilitas mudik sehingga perputaran uang pun berlangsung demikian besar.

Alamsyah Cheung menyambut gembira sinyal-sinyal positif ini, apalagi bila dampak konflik Rusia-Ukraina dapat ditekan seminimal mungkin sehingga tidak menimbulkan gangguan berarti seperti fluktuasi harga minyak dan gejolak nilai tukar. Dia juga meyakini pertumbuhan otomotif akan semakin cerah, tidak saja karena menyambut datangnya Ramadhan dan Idul Fitri, tapi juga karena kebutuhan sehari-hari seiring dengan dapat dikendalikannya kondisi pandemi di sejumlah daerah. “Saya yakin sejumlah indutri, terutama otomotif nasional akan terus membaik dalam beberapa bulan ke depan, bahkan hingga akhir tahun,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada awal Maret 2022.

Keyakinan ini, dia menambahkan, juga berpegang pada data akhir tahun lalu yang memberi sinyal sangat bagus. Mengutip data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor sepanjang 2021 mencapai 5.057.516 unit. Angka ini tercatat tumbuh 38 persen dibanding tahun 2020 yang hanya 3.660.616 unit. AISI menargetkan pasar sepeda motor tahun 2022 mencapai 5,1 juta hingga 5,4 juta unit.

Hal yang sama juga terjadi pada kendaraan roda empat. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil tahun 2021 mencapai 887.200 unit, meningkat 67 persen dibandingkan 2020 (532.407 unit). Gaikindo menargetkan penjualan mobil tahun ini mencapai 900 ribu unit hingga 1 juta unit.

Jika peningkatan demand di bulan Ramadan dan masa Idul Fitri ini diiringi dibukanya pelonggaran aktivitas masyarakat tanpa mengesampingkan prokes, Alamsyah yakin pasar otomotif akan bergairah yang pada gilirannya juga berdampak positif bagi FoxLogger sebagai penguasa pasar GPS Tracker di Tanah Air.

Pengusaha muda yang meraih penghargaan pertama Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2021 untuk kategori teknologi itu juga meyakini kinerja FoxLogger tahun 2022 akan cemerlang sejalan dengan potensi peningkatan penjualan otomotif. Karena prediksi otomotif tumbuh positif, dia pun menyatakan telah siap mengantisipasinya. “Istilahnya, kami siap ngegas untuk menyambut pertumbuhan ini,” kata Alamsyah.

Langkah tersebut, menurutnya telah dipersiapkan secara matang. Dari sisi organisasi, FoxLogger Indonesia terus berupaya menjadi lean organization, organisasi yang ramping dan lincah dalam aspek operasional. Dari sisi pemasaran, seluruh kanal, terutama platform digital digunakan secara masif dengan membuat konten yang menarik, seraya membuat layanan purnajual yang prima. “Masih dari sisi pemasaran, kami juga akan aktif menjalin kerja sama dengan dealer atau showroom mobil bekas selain dengan perusahaan asuransi dan ATPM,” ujar Alamsyah.

Alamsyah pun yakin bisa memberikan kualitas terbaik produknya. “Tapi di atas itu semua, tentu saja kembali ke produk. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas platform, otomatisasi layanan dan kecerdasan buatan dalam GPS FoxLogger sehingga akan terus memanjakan konsumen,” dia menambahkan. “FoxLogger siap ngegas untuk mengantisipasi pemulihan ekonomi,” katanya.

Baca: 5 Perusahaan Teknologi dan Otomotif Ini Mengentikan Aktvitas Bisnis di Rusia




Source link