Cerita Dongeng Cinderella, Cocok untuk Pengantar Tidur

Kisah Cinderella

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Cerita Dongeng Cinderella, Cocok untuk Pengantar Tidur.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Cerita Dongeng Cinderella, Cocok untuk Pengantar Tidur

Moms mungkin sudah tidak asing dengan dongeng Cinderella dan Sepatu Kaca.

Dongeng Cinderella ini merupakan karya dari penulis asal Amerika, Marcia Joan Brown pada 1954.

Kemudian, dongeng Cinderella ini diadaptasi dengan berbagai versi di seluruh dunia.

Mari cari tahu tentang dongeng Cinderella berikut ini, Moms!

Baca juga: Yuk, Bacakan 7 Dongeng Anak Islami Ini Sebelum Si Kecil Tidur!

Kisah Populer Dongeng Cinderella

Foto: Kisah Cinderella (Princess.disney.com)

Dongeng Cinderella mengisahkan tentang seorang gadis yang tinggal dengan ibu dan dua saudara tirinya.

Setiap hari, ia mendapat perlakuan buruk dan diperlakukan sebagai pelayan di rumahnya sendiri.

Dongeng Cinderella ini pun menginspirasi banyak sekali penulis dan juga sineas untuk membuat cerita populer.

Bahkan, kisah yang memiliki akhir bahagia atau kisah seseorang menjadi bahagia sering disebut sebagai “Cinderella Story.

Baca juga: 50 Nama Bayi Laki-Laki Jepang yang Menawan, Ada Nama Bayi Perempuan Juga!

Cerita Dongeng Cinderella Singkat

Cerita CinderellaFoto: Cerita Cinderella (Princess.disney.com)

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang anak perempuan cantik dan manis bernama Cinderella.

Ia tinggal bersama ibu dan dua orang saudara tiri yang sangat kejam.

Setiap hari, Cinderella harus mengerjakan pekerjaan rumah.

Ia juga mendapat siksaan dari ibu dan saudara tirinya. Namun, ia tetapi tidak pernah membenci atau marah kepada ibu atau saudara tirinya.

Ia juga tidak pernah mengeluh atau merasa lelah dengan semua pekerjaan yang diberikan. Suatu hari, sebuah sayembara pesta dansa datang dari istana.

Sang pangeran sedang mencari gadis untuk menjadi pendamping hidup. Ibu dan dua saudari tirinya sangat antusias untuk datang ke acara tersebut.

“Aku ingin datang ke pesta itu. Aku akan berdansa dengan pangeran,” ujar sang kakak sulung.

“Hai, jangan mimpi kak. Pangeran pasti akan memilih aku, karena ku lebih cantik darimu.

Ibu pasti akan bangga dan bahagia jika aku menjadi putri raja,” kata kakak kedua dengan wajah berseri.

“Ibu pasti akan sangat bahagia, jika diantara kalian berdua bisa menikah dengan Pangeran dan kita akan menjadi keluarga terpandang,” kata si ibu tiri.

Sayembara pesta dansa juga terdengar oleh Cinderella. Ia pun meminta izin kepada ibu tirinya untuk ikut hadir ke pesta dansa istana itu.

“Bolehkan aku ikut ke pesta dansa bersama kalian bu?” tanya Cinderella.

Ibu dan dua kakak tirinya tertawa dan memandang Cinderella dengan rendah.

“Hai gadis muda, kau hanya akan menghinaku saat datang ke pesta,” kata ibu tiri.

“Kau benar, bu. Orang-orang hanya akan tertawa melihatmu di sana!” ujar dua saudara tirinya.

Baca juga: 10 Manfaat Membaca Dongeng untuk Anak, Apa Saja?

Hari pesta dansa pun tiba. Semua orang di rumah Cinderella sibuk menata rambut dan mencoba gaun indah untuk pergi ke acara tersebut, kecuali dirinya.

Kedua kakak Cinderella merasa kesulitan untuk mengenakan gaunnya.

Padahal mereka berdua sudah mengurangi makan agar tubuhnya terlihat indah di pesta dansa tersebut.

Ibu dan dua kakak tiri Cinderella pergi ke pesta dansa. Cinderella masuk ke dalam kamarnya dan menangis.

Ia sangat ingin datang ke pesta dansa kerajaan itu sama seperti gadis-gadis lain.

Baca juga: 10 Manfaat Membaca Dongeng untuk Anak

Saat Cinderella sedang sedih karena tidak bisa pergi ke pesta dansa, muncullah seorang peri dari jendela kamarnya.

“Berhentilah menangis anak baik,” ucapnya.

Cinderella merasa terkejut dengan kehadiran ibu peri di kamarnya. Ia pun menghapus air matanya.

“Aku sangat ingin pergi ke pesta dansa,” katanya sambil menangis.

“Ayo pergi ke taman dan bawakan aku sebuah labu,” jawab ibu peri.

Tanpa memikirkan apapun, Ia membawakan sebuah labu terbaik ke taman dan memberikannya pada ibu peri.

Semua isi labu dikeluarkan oleh ibu peri hingga menyisakan kulitnya.

Setelah itu, ibu peri memukul sisa kulit labu dengan tongkat sihirnya dan berubah menjadi sebuah…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Cerita Dongeng Cinderella, Cocok untuk Pengantar Tidur yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia