Gara-gara Bau Mi Instan, Pria Thailand Tewas Ditikam Tetangga

Wpberita Wordpress Theme

Naviri Magazine – Selama ini kita mencium aroma mi instan bak bau surga dunia karena kelezatannya. Setiap orang akan tergoda, dan seketika merasa lapar jika harum seperti ini menyerbak ke seluruh ruangan.

Namun, hal semacam ini tampaknya tak berlaku pada dua orang tetangga di kota Bangkok, Thailand.

Dikutip dari laman Asia One, ada kekisruhan yang terjadi akibat aroma mi instan yang menyerbak, bahkan berakibat fatal hingga menewaskan nyawa orang lain.

Seorang pria tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka, gara-gara bau mi instan rebus.

Menurut keterangan dari kepolisian setempat, Somchai Klinhom ditikam hingga tewas. Kejadian itu terjadi di rumah pribadinya yang terletak di perumahan Maneemart distrik Khan Nayao Bangkok.

Baca juga :  Halden, Penjara Mewah dan Legal di Skandinavia: Penjara Rasa Hotel (Bagian 1)

Sementara itu, sang tetangga—dua pria dan seorang wanita—mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian bermula ketika adik laki-laki Somchai memasak mi instan kesukaannya. Sementara itu, tetangganya merasa keberatan karena tak menyukai bau tersebut.

Kehidupan bertetangga kedua belah pihak ini memang tak harmonis. Mereka kerap dirundung permasalahan dan sering terlibat adu mulut oleh sesuatu hal yang tak penting.

Hingga akhirnya, perkelahian terjadi karena sang tetangga mencerca Somchai dengan kata-kata yang menyinggung perasaan, setelah mereka mengatakan tak suka dengan bau mi instan yang dimasak oleh adik Somchai. 

Dari hasil olah tempat kejadian, polisi menemukan sebilah pisau dalam kondisi berlumuran darah. Tak hanya itu, sebuah tongkat baseball ditemukan di lokasi tersebut—yang diduga sebagai alat untuk memukul korban.

Baca juga :  Ini Film-film Bagus yang Bercerita tentang Mitologi Yunani

Tema WordPress Berita

Source link : Naviri.org

Majalah online. Menyajikan berita dan artikel seputar pengetahuan umum, gaya hidup, entertainment, dan teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *