Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Senin (11/4). Proyeksi pelemahan indeks saham dipicu oleh rilis data ekonomi.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memproyeksikan IHSG berpotensi melemah karena investor waspada menjelang rilis data ekonomi.

“IHSG diprediksi melemah. Pada awal pekan investor akan lebih konservatif mengantisipasi rilis dari beberapa data ekonomi,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya.

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 7.168 dan resistance 7.257.

Di sisi lain, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG berpotensi menguat terbatas dan bahkan mencetak rekor tertinggi karena masuknya arus modal yang tinggi alias capital inflow.

“Pergerakan IHSG yang kembali mencetak all time high sepanjang masa merupakan langkah pencapaian rekor baru yang spektakuler di tengah perlambatan ekonomi yang masih berlangsung,” tulis William dalam risetnya.

Menurut William, masih tercatatnya capital inflow secara massive dapat menjadi salah satu faktor penunjang dari pertumbuhan tingkat kepercayaan investor ke pasar modal Indonesia

Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 7.038 dan resistance 7.227. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, AALI, SMGR, ASII, INDF, BBNI, TLKM, dan LSIP.

IHSG ditutup menguat 83,46 poin atau 1,17 persen ke level 7.210 pada perdagangan sebelumnya, Jumat (8/4). Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp1,4 triliun. [Gambas:Video CNN] (tdh/sfr)



Source link