TEMPO.CO, Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani mengatakan perhelatan Inter-Parliamentary Union 2022 di Bali menunjukkan Indonesia punya peran strategis sebagai pemberi resolusi terhadap permasalahan global.

“Pembukaan IPU di Bali tentu saja strategis karena sebagai tuan rumah Indonesia dapat berperan aktif membahas dan mengusulkan solusi untuk permasalahan global yang saat ini sedang terjadi,” kata Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 Maret 2022.

Sidang IPU ke-144 di Bali dihadiri oleh 115 negara dan delegasi sebanyak 1.000 orang. Sementara, ketua parlemen negara IPU yang hadir berjumlah 33 orang.

IPU adalah organisasi global parlemen yang didirikan pada pada tahun 1889, sebagai organisasi politik multilateral pertama di dunia. Pembentukan IPU adalah untuk mendorong kerja sama dan dialog antara semua negara. Masih berdasarkan pada laman ipu.org, bahwa saat ini, IPU terdiri dari 178 Parlemen Anggota nasional dan 14 badan parlemen daerah.

Menurut Puan, Indonesia sebagai tuan rumah punya peran besar untuk mengusulkan sejumlah resolusi untuk mengatasi permasalahan dunia. “Peran sebagai pimpinan sidang menjadikan Indonesia ada pada posisi yang strategis,” kata dia.

Dia mengatakan Indonesia memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan global.

Selain itu, kata Puan, Indonesia berusaha menjadi penengah untuk permasalahan global yang ada, serta menjadi negara yang memiliki tekad untuk mengimplementasikan semua kesepakatan yang ada.




Source link