TEMPO.CO, JakartaBinomo kembali ramai dibicarakan setelah crazy rich Medan, Indra Kenz, dilaporkan ke polisi.

Indra Kenz dilaporkan sejumlah orang atas dugaan penipuan Binary Option di platorm tersebut.

Menurut penyidik Bareskrim, sebagaimana dilansir dari pemberitaan Tempo.co, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 3,8 miliar.

Di Indonesia, Binomo memang sudah banyak memakan korban. Situs ini juga dikategorikan sebagai situs judi online. Sebetulnya seperti apa mekanisme di Binomo?

Mengenal Binomo

Melansir laman Euro-nomics, Binomo merupakan salah satu broker internasional yang populer. Perusahaan ini didirikan oleh Tiburon Corporation Limited sejak tahun 2014 dan berbasis di Seychelles. Hingga kini, Binomo telah memiliki cabang di banyak negara di dunia.

Binomo dikatakan dapat memberi kesempatan sempurna untuk bertaruh pada pasar saat jatuh atau naik dengan opsi biner yang efektif, terutama untuk meraih keuntungan tertinggi dalam waktu singkat. Menurut laman tersebut, negara-negara yang paling aktif dalam berinvestasi di Binomo termasuk Indonesia, India, China, dan Brazil.

Mekanisme Binomo

Mula-mula, pengguna Binomo harus mendepositokan sejumlah uang. Setelahnya, pengguna harus menebak apakah pasar akan jatuh atau naik. Pengguna juga diminta untuk memilih durasi waktu bertaruh, yakni dalam jangka waktu yang singkat ataupun panjang.

Trading akan ditutup secara otomatis setelah memasuki batas waktu. Jika tebakan pengguna benar, maka ia berhak mendapat keuntungan. Besaran keuntungan tersebut didasarkan sepenuhnya pada aset yang didepositkan.

Akan tetapi, jika tebakan pengguna salah, maka ia kehilangan sejumlah uang yang telah diinvestasikan.

Ijin Binomo di Indonesia

Meski pengguna Binomo di Indonesia cukup banyak, situs ini dinyatakan ilegal dan tidak layak beroperasi. Hal tersebut lantaran Binomo tidak mengantongi izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sebagaimana diatur dalam pasal Pasal 31 ayat (1) UU No 32 Tahun 1997.

“Kegiatan usaha sebagai Pialang Berjangka hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa Berjangka yang berbentuk perseroan terbatas yang telah memperoleh izin usaha Pialang Berjangka dari Bappebti,” bunyi pasal tersebut.

Pengawasan Bappebti bertujuan untuk mengawasi dan memberikan perlindungan bagi konsumen. Tanpa izin, maka pengguna sangat rentan terhadap penipuan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan terjun dengan skema trading Binary Options seperti Binomo.

Baca juga: Siang Ini, Bareskrim Periksa Pelapor Dugaan Penipuan Binary Option

SITI NUR RAHMAWATI

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.




Source link