Mengenal Eksim Atopik, dari Gejala hingga Pengoabatannya

Eksim Atopik

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Mengenal Eksim Atopik, dari Gejala hingga Pengoabatannya.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Mengenal Eksim Atopik, dari Gejala hingga Pengoabatannya

Eksim atopik adalah kondisi kulit kronis yang biasanya dimulai pada masa kanak-kanak dan ditandai dengan ruam kemerahan yang sangat gatal.

Kondisi ini berkaitan erat dengan kondisi alergi lainnya seperti asma dan rinitis alergi.

Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, faktor genetik dan lingkungan berperan penting dalam perkembangan eksim atopik.

Selain itu, kulit penderita eksim atopik cenderung sangat sensitif dan rentan terhadap berbagai iritan dan alergen.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang eksim atopik, gejalanya, serta opsi pengobatan yang bisa dilakukan.

Moms juga mungkin bertanya-tanya, apa perbedaan eksim atopik dengan neurodermatitis? Yuk, simak terus!

Baca Juga: Pilihan Salep Gatal untuk Mengatasi Gatal-gatal Akibat Alergi

Gejala Eksim Atopik

Foto: Eksim Atopik (shutterstock.com)

Eksim atopik adalah kondisi kulit yang ditandai oleh beberapa gejala yang dapat berbeda-beda pada setiap individu, dan juga bisa berubah seiring waktu.

Nah Moms, berikut ini adalah beberapa gejala umum dari eksim atopik:

1. Kulit Kering dan Gatal

Kulit kering dan gatal adalah gejala yang paling umum dan bisa sangat intens. Gatalnya bisa semakin parah pada malam hari.

2. Ruam

Ruam biasanya muncul di tangan, kaki, leher, wajah, dan kulit kepala, tetapi bisa muncul di mana saja.

Pada bayi, ruam ini sering muncul di pipi, dahi, atau kulit kepala. Ruam biasanya berwarna merah atau cokelat dan bisa mengandung bintik-bintik kecil yang menonjol.

3. Pelekatan atau Retakan Kulit

Dalam beberapa kasus, kulit bisa menjadi lebih tebal, berkerut, atau pecah-pecah. Ini biasanya terjadi pada area yang sering digaruk.

4. Infeksi

Kulit yang terinfeksi mungkin menjadi merah, hangat, bengkak, dan mungkin mengeluarkan cairan.

Infeksi bisa terjadi karena gatal yang intens dan terus-menerus dapat menyebabkan luka dan membuat kulit rentan terhadap infeksi.

5. Perubahan Warna Kulit

Beberapa orang mungkin mengalami perubahan warna kulit, baik menjadi lebih gelap atau lebih terang, di area yang terkena eksim.

Baca Juga: Dermatitis Seboroik, Kondisi Kulit Kering dan Berkerak

Gejala eksim atopik bisa memburuk atau membaik dari waktu ke waktu.

Pada banyak orang, eksim atopik bisa ‘mereda’ selama beberapa waktu, hanya untuk kembali flambir atau memburuk lagi kemudian.

Penting untuk dicatat bahwa gejala ini bisa sangat mengganggu dan bisa mempengaruhi kualitas tidur dan kehidupan sehari-hari.

Jadi, jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika Moms atau orang terdekat mengalami gejala ini.

Komplikasi Eksim Atopik

Eksim Atopik (Orami Photo Stock)

Foto: Eksim Atopik (Orami Photo Stock)

Eksim atopik adalah kondisi kulit yang menyebabkan peradangan dan iritasi.

Pengidap eksim atopik berisiko mengembangkan masalah fisik dan psikologis lebih lanjut akibat gejala yang ditimbulkan, seperti:

1. Infeksi Bakteri

Eksim atopik dapat menyebabkan kulit pecah-pecah yang meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam celah-celah kulit.

Saat pengidap menggaruk kulit yang terasa gatal, risiko infeksi bakteri semakin meningkat.

Infeksi bakteri pada kulit dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk gejala eksim atopik.

2. Eksim Herpeticum

Kulit yang mengalami eksim atopik juga berisiko terinfeksi virus herpes simpleks, yang biasanya menyebabkan luka dingin.

Kondisi ini dikenal dengan istilah eksim herpeticum.

Infeksi virus pada kulit dapat menyebabkan gejala yang lebih parah, termasuk demam dan pembengkakan kulit.

Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk untuk menjaga kebersihan kulit Si Kecil, guna mencegah infeksi virus yang dapat memperburuk kondisi.

Anak Susah Tidur karena Eksim Atopik (Orami Photo Stock)

Foto: Anak Susah Tidur karena Eksim Atopik (Orami Photo Stock)

3. Gangguan Tidur

Rasa gatal hebat yang ditimbulkan oleh eksim atopik dapat menyebabkan masalah tidur.

Sensasi gatal ini cenderung meningkat pada malam hari, sehingga mengganggu kualitas tidur.

Kurang tidur dapat berdampak negatif pada suasana hati dan konsentrasi.

Selain berbagai komplikasi medis tersebut, eksim atopik juga dapat menimbulkan efek pada psikologis.

Terutama pada anak-anak yang mengidap eksim atopik, mereka cenderung memiliki masalah perilaku seperti hiperaktif dibandingkan dengan anak-anak lainnya.

Selain itu, pengidap eksim atopik juga cenderung lebih bergantung pada orang tua mereka.

Ini dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Dalam kehidupan sosial, anak-anak yang mengidap eksim atopik juga berisiko mengalami ejekan atau intimidasi.

Segala jenis intimidasi dapat menjadi peristiwa traumatis bagi anak-anak.

Stigma sosial terhadap kondisi kulit mereka dapat memengaruhi harga diri dan kesejahteraan emosional.

Selain itu, eksim atopik juga dapat memengaruhi kepercayaan diri baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Kulit yang terlihat kemerahan, mengelupas, dan terasa gatal dapat membuat seseorang merasa tidak percaya diri.

Pengidap eksim atopik mungkin merasa malu atau menghindari interaksi sosial karena kondisi kulit mereka.

Baca Juga: 11 Makanan Sumber Alergi yang perlu Diwaspadai, Catat!

Obat Eksim Atopik

Obat Eksim Atopik

Foto: Obat Eksim Atopik (Istockphoto)

Jika Moms atau Si Kecil mengalami eksim atopik, dokter dapat meresepkan obat untuk membantu mengendalikan gejala dan memperbaiki kondisi kulit, seperti:

1. Krim untuk Meredakan Gatal

Salah satu gejala yang paling umum pada eksim atopik adalah rasa gatal yang dapat sangat mengganggu.

Dokter biasanya akan meresepkan krim atau salep kortikosteroid untuk membantu mengurangi gatal pada kulit.

Penggunaan krim ini harus sesuai dengan anjuran dokter, karena penggunaan berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti penipisan kulit.

Selain kortikosteroid, krim yang mengandung inhibitor kalsineurin seperti tacrolimus dan pimecrolimus juga dapat membantu mengendalikan gatal dan peradangan.

Kedua jenis krim ini bekerja dengan memengaruhi sistem imun untuk meredakan reaksi pada kulit.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Mengenal Eksim Atopik, dari Gejala hingga Pengoabatannya yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia