Mengenal Konsep Sekufu untuk Memilih Pasangan dalam Islam

31 Ucapan Ulang Tahun Pernikahan Islami untuk Pasangan, Romantis!

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Mengenal Konsep Sekufu untuk Memilih Pasangan dalam Islam.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Mengenal Konsep Sekufu untuk Memilih Pasangan dalam Islam

Saat menikah, banyak anjuran terutama bagi kaum muslim untuk mencari calon pasangan yang sekufu.

Arti sekufu atau kafa’ah dalam agama Islam artinya sepadan.

Beberapa orang juga kerap keliru menyamakan sekufu dengan semanhaj.

Lantas, apa itu sekufu dan bagaimana kriteria memilih pasangan dalam agama Islam? Moms dan Dads bisa menyimak ulasan berikut ini.

Apa itu Sekufu?

Foto: 31 Ucapan Ulang Tahun Pernikahan Islami untuk Pasangan, Romantis!

Foto Pasangan Muslim (Orami Photo Stock)

Dilansir dari WebMuslimah, sekufu adalah kesepadanan calon suami dan calon istri yang akan menikah serta membina rumah tangga.

Istilah kufu muncul dari hadist yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW, sosok yang dimuliakan kaum muslim, menganjurkan untuk segera menikah apabila telah menemukan calon pasangan yang sekufu.

Sementara itu, dikutip dari Islam NU, kafa’ah atau sekufu dalam Islam memiliki arti sebagai persamaan derajat antara suami dan istri.

Harapannya, dengan derajat yang sama, akan tercipta keharmonisan rumah tangga dan pasangan yang ideal.

Moms dan Dads mungkin juga bertanya-tanya, bagaimana kriteria memilih pasangan dalam Islam atau yang sekufu? Dan hal apa saja yang harus dipertimbangkan saat memilih pasangan untuk menikah?

Baca Juga: 17 Tips Meningkatkan Kualitas Komunikasi dengan Pasangan agar Hubungan Tidak Sering Konflik

Pendapat Mengenai Sekufu

muslimFoto: muslim (stock.adobe.com)

Foto Ilustrasi Pasangan Sekufu (Orami Photo Orami)

Masih dilansir dari laman Islam NU, dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin karya Sayyid Ba’alawi Al-Hadhrami, dijelaskan ada empat pendapat yang bisa dipertimbangkan untuk menjadi tolok ukur pasangan sekufu, yaitu:

1. Kriteria Sekufu Pertama

Pendapat ini dipegang oleh Imam An-Nawawi, Imam Ar-Rafi’i, serta Ibnu Hajar.

Kriteria pasangan sekufu adalah nasab, kredibilitas, dan status merdeka (atau bukan budak), ketokohan dalam ilmu dan kesalehan, serta sikap dan wawasan memahami ajaran agama Islam.

Apabila calon suami atau leluhurnya lebih unggul dari calon istri, maka sudah bisa dianggap saling setara.

Namun, bila calon istri maupun leluhurnya lebih mulia dari pasangan lelaki, maka tidak bisa dikategorikan sederajat.

2. Kriteria Sekufu Kedua

Kedua, tolok ukur sekufu adalah nasab, kredibilitas, status merdeka, ketokohan dalam ilmu dan kesalehan, kepemimpinan, serta pekerjaan.

Menurut Ibnu Qadli, syarat sekufu yang satu ini tidak harus dijadikan pegangan.

Pendapat kedua tentang sekufu ini tidak menjadi syarat bahwa calon suami dan istri saling sederajat

3. Kriteria Sekufu Ketiga

Tolok ukur kafa’ah atau sekufu ketiga adalah kredibilitas, pekerjaan, ilmu, kesalehan, status merdeka, juga kepemimpinan.

Hal-hal tersebut akan didasarkan pada keadaan calon suami dan istri yang akan menikah.

4. Kriteria Sekufu Keempat

Tolok ukur keempat berdasarkan nasab, kredibilitas, keilmuan, dan ketokohan sebagaimana pendapat pertama atau kedua.

Kendati begitu, menurut pendapat ini, kriteria kafa’ah dapat saling melengkapi bagi calon Moms dan Dads yang akan menikah.

Artinya, jika salah satu kriteria calon pasutri ada yang tidak terpenuhi, tetapi keduanya saling melengkapi dalam kriteria-kriteria yang ada, maka bisa dianggap sederajat.

Baca Juga: 10 Aplikasi Islam, Bantu Menjalankan Ibadah Sehari-hari

Apa Bedanya Sekufu dan Semanhaj?

doa-pernikahan-islamiFoto: doa-pernikahan-islami (Orami Photo Stock)

Foto Pasangan Berdoa Bersama (Orami Photo Stock)

Selain sekufu, sebagian masyarakat yang beragama Islam juga kerap membicarakan tentang memilih pasangan yang semanhaj. Apa itu manhaj?

Perlu Moms dan Dads ketahui, kata manhaj memiliki arti jalan yang terang. Kata manhaj sering digunakan oleh Salafiyyin atau disebut manhaj salaf.

Dilansir dari Muslimah.or.id, salaf memiliki arti sebagai imam dan sahabat Nabi Muhammad SAW. Jadi, manhaj salaf bisa diartikan sebagai jalan terang sesuai kaidah agama berdasarkan pemahaman para sahabat Rasulullah SAW.

Ada beberapa keutamaan manhaj salaf, yaitu:

  • Manhaj salaf adalah kaidah yang mengarah ke jalan lurus sesuai ridha atau rahmat Allah SWT.
  • Manhaj salaf adalah pegangan erat untuk memahami pendapat dalam memahami hukum Islam,
  • Apabila mengikuti ajaran selain manhaj salaf, artinya tidak sejalan dan tidak sesuai dengan anjuran Allah SWT.

Jadi pernikahan semanhaj bisa disimpulkan ketika calon suami dan istri memiliki pemahaman dan pendapat yang sama tentang agama Islam, termasuk penerapannya.

Bagaimana bila tidak semanhaj? Bila demikikian, ulama menganjurkan untuk menghindari pernikahan tersebut untuk menyelamatkan diri sendiri dari hukum agama dan terhindar dari kemungkaran.

Namun jika tidak semanhaj akibat berbeda ustadz, syaikh rujukan, berbeda jamaah pengajian, beda organisasi keagamaan dan lainnya, bisa dipertimbangkan ulang oleh kedua calon pengantin.

Lalu, apabila perbedaan-perbedaan di atas tidak membuat keharmonisan rumah tangga pasangan suami istri berkurang, maka tidak menjadi masalah untuk kedua insan.

Bila salah satu pasangan merasa pendapat atau pemahaman soal kajian organisasi atau afiliasi pasangannya kurang sejalan, hal itu juga bisa dibicarakan baik-baik.

Baca Juga: 11 Hadis dan Ayat Alquran tentang Jodoh, Tidak Perlu Sedih Jika Kini Masih Sendiri

Kriteria Memilih Pasangan dalam Islam

3+ Hikmah dan Keutamaan Pernikahan dalam Islam, Salah Satunya Gerbang Meraih Ketenangan!

Foto: 3+ Hikmah dan Keutamaan Pernikahan dalam Islam, Salah Satunya Gerbang Meraih Ketenangan! (Orami Photo Stock)

Foto Pasangan Muslim (Orami Photo Stock)

Dinukil dari laman Universitas Islam Indonesia mengenai pembahasan Fiqih Mencari Jodoh, umumnya masyarakat memperhatikan kriteria untuk memilih jodoh untuk dijadikan pasangan hidup, seperti kriteria harta, kedudukannya, kecantikannya atau ketampanan, dan agamanya.

Selain itu, faktor kesuburan juga patut dipertimbangkan pada kriteria memilih pasangan dalam Islam.

Pasalnya, bagi umat muslim, menikah adalah upaya menambah dan mempertahankan eksistensi atau umatnya. Bahkan Nabi Muhammad yang dimuliakan akan berbangga apabila jumlah umat muslim sangat banyak.

Akan tetapi, kriteria pemahaman yang benar terhadap agama menjadi prioritas. Pasalnya ketika anak bertumbuh dan berkembang nanti, calon orangtua seperti Moms dan Dads akan menjadi pendidik buah hati.

Selain agama, sebaiknya kriteria mengenai karakter, kecocokan, tradisi, maupun budaya dari calon suami istri juga dijadikan pertimbangan sebelum menikah.

Pendapat ulama tentang sekufu atau kesepadanan calon suami dan istri ini dapat menjadi pegangan agar risiko kesalahpahaman atau ketidakharmonisan rumah tangga kedepannya bisa dihindari.

Selain itu, keharmonisan dan kerukunan antarsanak keluarga suami maupun istri tetap terjaga.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Mengenal Konsep Sekufu untuk Memilih Pasangan dalam Islam yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia