Mengenal Sianosis, Kondisi Bibir Bayi Hitam yang Berbahaya

Bibir Bayi Hitam (Orami Photo Stock)

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Mengenal Sianosis, Kondisi Bibir Bayi Hitam yang Berbahaya.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Mengenal Sianosis, Kondisi Bibir Bayi Hitam yang Berbahaya

Bibir bayi hitam atau biru mungkin terjadi pada Si Kecil. Penting bagi Moms untuk mewaspadai kondisi ini

Si Kecil yang baru lahir, umumnya memang memiliki warna kulit putih dengan sedikit rona merah, namun ada juga yang berwarna sedikit pucat atau kuning.

Sama seperti kulit, bibir bayi pun umumnya berwarna merah ranum. Namun pernahkah Moms melihat warna bibir hitam pada bayi?

Dilansir dari Cincinnati Children’s Hospital, perubahan warna bibir bayi hitam yang tidak normal, dikenal juga dengan istilah sianosis.

Sianosis dapat terlihat jelas pada Si Kecil yang memiliki warna kulit putih.

Sianosis adalah kondisi medis di mana kulit atau membran mukosa tampak berwarna biru atau keabu-abuan, biasanya karena kadar oksigen rendah dalam darah.

Sianosis biasanya terlihat pada bayi, terutama di area atas bibir, dan jika kulit anak lebih gelap, perubahan warna ini mungkin muncul lebih abu-abu atau putih.

Moms juga mungkin bisa menemukan tanda-tanda sianosis pada tangan dan kaki Si Kecil.

Sianosis ini juga dapat dengan mudah terlihat pada bagian tubuh bayi yang kulitnya tipis, seperti bibir, mulut, daun telinga, dan kuku.

Apa sebenarnya penyebab bibir bayi hitam ini? Adakah gejala dan jenis lainnya? Yuk kita cari tahu.

Baca Juga:Sering BAB tapi Sedikit? Ini Kata Dokter Spesialis!

Berbahayakah Bibir Bayi Hitam?

Foto: Bibir Bayi Hitam (Orami Photo Stock)

Lalu, berbahayakah kondisi bibir bayi hitam?

Bibir bayi hitam atau biru perlu diwaspadai, karena kondisi ini sering kali merupakan indikator adanya gangguan kesehatan serius pada Si Kecil.

Namun, bibir bayi hitam atau berwarna biru sendiri juga bisa disebabkan oleh cuaca.

Paparan udara yang dingin bisa menjadi salah satu penyebab bibir bayi hitam.

Udara yang dingin bisa membuat pembuluh darah menyempit lalu menghambat pasokan udara ke bibir.

Hal tersebutlah yang membuat warna bibir bayi hitam atau berwarna kebiruan.

Selain bibir bayi berwarna hitam, biasanya tanda lain yang ditunjukkan adalah adalah Si Kecil yang terlihat menggigil, keringat dingin dan juga lemas.

“Jika bayi memiliki bibir gelap atau warna bibir yang membiru, ini merupakan tanda anak tersebut tidak mendapatkan cukup oksigen,” kata Carrie Drazba.

Dr. Drazba merupakan dokter anak di Rush University Medical Center di Chicago, ia juga menambahkan bahwa hal serupa berlaku untuk selaput lendir di mulut atau lidah bayi.

Lalu, masih menurut Dr. Carrie Drazba, kondisi ini dikenal sebagai sianosis.

Sianosis atau bibir bayi hitam ini menunjukkan kemungkinan adanya penurunan pasokan oksigen yang melekat pada sel darah merah dalam aliran darah.

Hal ini juga mungkin menunjukkan adanya masalah dengan paru-paru atau jantung. Sianosis adalah temuan berdasarkan apa yang kita lihat, bukan oleh tes laboratorium.

Dilansir dari jurnal dengan judul Cyanosis, penyakit satu ini biasanya terjadi ketika jumlah oksigen yang terikat ke hemoglobin sangat rendah.

Oksigen dalam darah dibawa dalam dua keadaan fisik. Sekitar 2% dilarutkan dalam plasma dan 98% lainnya terikat pada hemoglobin.

Sianosis terjadi karena darah berubah warna berdasarkan ada (atau tidak adanya) oksigen.

Darah merah kaya akan oksigen, tetapi darah dengan penurunan oksigen akan berubah menjadi biru atau gelap.

Sedangkan darah merah yang mengalir melalui pembuluh-pembuluh kecil di kulit menghasilkan warna merah-merah muda yang sehat.

Darah biru yang rendah oksigen dan menyebabkan warna ungu kebiruan pada kulit.

Pada anak yang sudah lebih besar, sianosis sering muncul ketika mereka pergi ke luar dalam cuaca dingin atau setelah selesai mandi air hangat.

Sianosis jenis ini biasanya akan menghilang setelah melakukan pemanasan. Namun, jika kondisinya bertahan, segera cari perawatan medis darurat.

Sianosis sirkumoral yang tidak hilang dengan panas bisa menjadi tanda masalah paru-paru atau jantung yang serius, seperti penyakit jantung bawaan sianotik.

Lalu jika Moms melihat perubahan warna di area lain selain di sekitar mulut atau di tangan dan kaki Si Kecil, carilah perawatan medis darurat.

Tanda peringatan tambahan meliputi:

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Anak 1 Tahun Susah Makan, Simak!

Jenis Bibir Hitam pada Bayi

Bibir Hitam pada BayiFoto: Bibir Hitam pada Bayi (Orami Photo Stock)

Ada dua jenis bibir hitam bayi yang bisa kita temukan pada Si Kecil, di antaranya:

1. Akrosianosis

Akrosianosis mengacu pada sianosis yang ditemukan di ekstremitas, terutama di telapak tangan dan telapak kaki bayi.

Jenis satu ini bisa juga terlihat pada kulit di sekitar bibir.

Akrosianosis seringkali merupakan hal normal pada bayi, selama tidak ada sianosis di bagian tengah tubuh.

Anak-anak mungkin mengalami akrosianosis saat mereka kedinginan (seperti berenang di air dingin) tetapi akan hilang setelah mereka melakukan pemanasan.

2. Sianosis Sentral

Jenis sianosis ini mengacu pada sianosis yang ditemukan di bagian “tengah” tubuh, termasuk mulut, kepala, dan batang tubuh.

Sianosis sentral bukanlah kondisi normal pada bayi yang baru lahir dan sering kali dikaitkan dengan jumlah oksigen yang lebih rendah dalam darah.

Kondisi ini mungkin disebabkan oleh masalah pada jantung, paru-paru, atau sistem peredaran darah.

Sianosis sentral terjadi karena darah berubah warna berdasarkan ada (atau tidak adanya) oksigen.

Darah merah kaya oksigen, tetapi darah dengan penurunan oksigen berubah menjadi biru atau ungu.

Darah merah yang mengalir melalui pembuluh kecil di kulit menghasilkan warna merah-merah muda yang sehat.

Darah biru kekurangan oksigen dan menyebabkan warna ungu kebiruan pada kulit.

Baca Juga: Tanda Bayi Kuning Sudah Memasuki Fase Berbahaya

3. Sianosis Perifer

Salah stau penyebab bibir bayi hitam adalah sianosis perifer. Kondisi ini adalah sebuah kondisi di mana kekurangan oksigen disebabkan oleh sirkulasi darah.

Pada kondisi ini, ujung tangan dan kaki pun akan tampak berwarna biru, Moms! Sianosis yang satu ini biasanya bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, yakni;

  • Udara dingin
  • Dehidrasi parah
  • DVT atau Deep Vein Thrombosis
  • Syok akibat hipovolemia, perdarahan atau sepsis

Perlu diketahui bahwa penyebab kondisi bibir bayi hitam sendiri adalah masalah kesehatan yang perlu diperiksa ke dokter, Moms!

Kondisi bibir bayi hitam sendiri perlu untuk ditangani dan diobati secara serius.

Pasalnya, ketika Moms lalai dan tidak memeriksakan penyebab kondisi bibir bayi hitam ke dokter, hal itu bisa berpotensi menimbulkan komplikasi yang membahayakan di kemudian hari.

Jadi, jangan remehkan kondisi bibir bayi hitam ya, Moms!

Perlu dan penting untuk diingat bahwa Moms perlu langsung membawanya ke dokter ketika kondisi bibir bayi hitam pun dibarengi dengan berbagai gejala lain seperti:

  • Sesak napas
  • Kejang
  • Lemas
  • Sulit disusui
  • Mengalami permasalahan tumbuh kembang.

Baca Juga: 16 Manfaat Renang Yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh!

Sianosis umumnya disebabkan oleh kelainan pada jantung, paru-paru, atau sistem peredaran darah bayi.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Mengenal Sianosis, Kondisi Bibir Bayi Hitam yang Berbahaya yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia