Menikmati Wisata Irung Petruk di Boyolali yang Indah, Bisa Lihat Sunset Gunung Merapi!

Irung Petruk

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Menikmati Wisata Irung Petruk di Boyolali yang Indah, Bisa Lihat Sunset Gunung Merapi!.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Menikmati Wisata Irung Petruk di Boyolali yang Indah, Bisa Lihat Sunset Gunung Merapi!

Memiliki banyak daya tarik, tempat wisata Irung Petruk berada di jalan penghubung antara Boyolali dan Magelang.

Tepatnya, di kaki Gunung Merapi dan Merbabu, yang terletak di desa Genting, Cepogo, Bayolali, Moms.

Nama Irung Petruk diambil karena adanya tikungan tajam berkelok-kelok yang jika dilihat dari atas telihat seperti hidung yang mancung dari tokoh pewayangan tersebut.

Penamaan ini juga karena adanya patung Petruk sebagai penanda lokasi yang ada di dalam Taman Irung Petruk.

Dan Petruk merupakan salah satu tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa.

Selain itu, pemberian nama Irung Petruk ini dihubungkan dengan adanya seorang kiai sakti yang memiliki hidung sangat mancung dan berperawakan tinggi sehingga dipanggil dengan Kiai Petruk.

Keberadaan patung Petruk di sini kemudian dijadikan ‘tetenger’ atau dalam Bahasa Indonesia yang berarti ‘penanda’.

Ada 3 fungsi penanda, yakni penanda keberadaan Kiai Petruk, representasi wujud Petruk itu sendiri.

Kemudian, penanda lalu lintas bahwa terdapat tikungan yang sangat tajam dan berkelok.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Wisata Bumiayu, Banyak Wisata Alam Menarik!

Patung Petruk yang Ikonik

Foto: Irung Petruk (Indozone.id)

Untuk beberapa orang, nama Petruk mungkin cukup familiar.

Ini karena nama itu merupakan salah satu tokoh dalam pewayangan dengan ciri khas hidungnya yang sangat mancung.

Kehadiran Patung Petruk bukanlah tanpa alasan. Ada yang bilang keberadaannya sebagai pertanda tikungan tajam yang akan dilewati.

Namun, ada pula yang mengaitkannya dengan kisah sejarah penyebar ajaran Islam di wilayah Selo-Cepogo, Boyolali.

Tinggi Patung Petruk tersebut sekitar 5 meter yang tepat berada di samping jalan yang menikung tajam sehingga dapat menjadi penanda.

Para pengendara yang datang akan mengetahui hal tersebut bahwa di depan jalan akan melewati sebuah tikungan tajam.

Tikungan jalan ini sering disebut sebagai irung Petruk, dengan memiliki kontur jalan yang berkelok tajam serta menanjak.

Jika dilihat sekilas, mirip seperti Sitinjau Lauik yang ada di Sumatera Barat.

Irung Petruk Miliki Banyak Spot Selfie

Irung PetrukFoto: Irung Petruk (instagram.com/azishe)

Lokasi Irung Petruk yang berada di jalur menuju Selo ini menjadikannya salah satu jalur yang cukup ramai dilewati kendaraan dari arah Boyolali kota maupun dari Selo.

Di seberang patung Petruk terdapat sebuah taman cantik yang sering dijadikan rest area untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Berlatarkan keindahan alam yang menawan, banyak spot foto instagramable yang dapat memuaskan hasrat berfoto bagi para pengunjungnya.

Selain landscape alam yang indah, ada pula gazebo, warung telepon antik khas Eropa, gardu pandang, becak-becakan, kolam ikan serta berbagai spot foto berlatar pegunungan hijau lainnya.

Di dalamnya terdapat beberapa gazebo atau tempat duduk untuk bersantai, yang memungkinkan pengunjungnya untuk bebas memilih tempat sesuai dengan view yang diinginkan.

Untuk anak muda biasanya akan bersantai di spot dekat pinggir jalan, sambil melihat jalan di depan yang meliuk-liuk ataupun hendak menyaksikan sunset dan keindahan Gunung Merapi.

Taman Irung Petruk cukup luas, selain bisa berjalan-jalan, terdapat beberapa spot foto yang menarik, seperti yang berada dekat area parkir.

Meski tidak terdapat area bermain anak-anak, dijamin Si Kecil akan tetap merasa senang karena terdapat beberapa kolam ikan di kawasan Taman Irung Petruk ini.

Dengan sedikit tambahan pose yang natural, dijamin harapan mempercantik feed media sosial akan terwujud di sini.

Biasanya, tempat ini sering dijadikan tempat istirahat sekumpulan orang yang sedang melakukan touring.

Pesona sunrise dan sunset dengan landscape yang mengagumkan bisa juga ditemukan di sini berkat suasana alami dan asri.

Baca Juga: Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu, Destinasi Incaran Wisatawan!

HTM yang Terjangkau di Irung Petruk

Irung PetrukFoto: Irung Petruk (Plesirankuliner.com)

Lokasi Irung Petruk berada di jalur Magelang-Boyolali, tepatnya berada di Dusun II, Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Jalan menuju Irung Petruk terkenal akan jalurnya yang berkelok-kelok, tapi poin plusnya jalannya mulus dengan view di sepanjang perjalanan indah dan sejuk.

Dari pusat kota Boyolali, hanya memakan waktu kurang dari 30 menit saja, yakni dengan menuju Jl. Merdeka Timur ke arah Jl. Senopati lalu belok kiri ke arah Jl. Jambu.

Ketika berada di bundaran jalan, ambil arah menuju Jl. Kantil, lalu teruskan perjalanan untuk menuju Jl. Magelang – Boyolali ke arah Pasar Cepogo.

Dari Pasar Cepogo waktu yang dibutuhkan sekitar 8 menit lagi, dan perjalanan akan berakhir ketika sudah melihat Patung Petruk.

Untuk lokasi tamannya berada di sebelah kanan jalan, terdapat di salah satu belokan di jalan penghubung nasional tersebut.

Taman Irung Petruk buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

Di sini tidak hanya hanya menawarkan keindahan bagi pemburu matahari terbit, tetapi juga pemadangan lampu-lampu bergemerlapan yang indah pada malam hari.

Untuk memasuki area taman ini, cukup merogoh kocek Rp5.000 saja untuk setiap orang, dengan biaya parkir Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Selain harga tiketnya yang terjangkau, rute dari pusat kota Boyolali menuju Taman Irung Petruk juga mudah karena hanya 10-13 km dari pusat kota dengan jalan beraspal yang mulus.

Melihat hal tersebut, tentu tidak mengherankan jika hampir setiap hari Taman Irung Petruk selalu ramai pengunjung.

Bahkan saat akhir pekan disarankan untuk menggunakan kendaraan bermotor roda dua, mengingat keterbatasan tempat parkir dan padatnya wisatawan yang juga membawa keluarga.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Bahari di Sulawesi Tenggara, Paling Diminati Wisatawan!

Wisata Kuliner di Irung Petruk

Makanan Khas di Irung Petruk

Foto: Makanan Khas di Irung Petruk (Makankeliling.com)

Salah satu alasan tempat wisata Irung Petruk tidak pernah sepi dari pengunjung adalah adanya tempat kuliner dengan rasa yang enak.

Misalnya, Soto Ayam khas Boyolali seharga Rp7.000 dan satu tusuk telur puyuh isi 4 buah Rp3.000 yang begitu memanjakan lidah.

Selain itu, ada banyak makanan dan camilan lain yang tidak akan menguras kantong dengan rasa yang memuaskan.

Apalagi jika makanan-makanan tersebut dapat disantap di berbagai spot menarik yang menyuguhkan pemandangan hijaunya pepohonan dari ketinggian.

Setelah melihat review wisata Irung Petruk ini tidak ada salahnya jika menyempatkan diri untuk datang saat berkunjung ke daerah Boyolali.

//www.instagram.com/embed.js

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Menikmati Wisata Irung Petruk di Boyolali yang Indah, Bisa Lihat Sunset Gunung Merapi! yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia