Menjelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Lebih dari 100 Persen

Menjelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Lebih dari 100 Persen


TEMPO.CO, Jakarta -Harga komoditas sayuran terus mengalami kenaikan hingga menjelang Idul Adha. Pedagang di Pasar Palmerah, Jakarta Barat menyampaikan lonjakan harga siginifikan pada cabai rawit. 

Read More

Sumadi, pedagang sayur di Pasar Palmerah mengungkapkan harga cabai di Pasar Palmerah saat ini mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Kenaikannya lebih dari 100 persen. Pun dengan harga bawang Rp 80 ribu per kilogram-nya.

“Yang paling naik harga cabai rawit merah dan bawang merah. Harga cabai rawit ini mencapai Rp 120 ribu per kilo kalau bawang merah Rp 80 ribu per kilonya,” kata Sumadi pada Minggu, 3 Juli 2022.

Pun dengan sayur kol, buncis, tomat, dan seledri. Sedangkan komoditas yang tidak mengalami kenaikan adalah pada bawang putih, bombay, sawi, dan wortel.

“Kalau sayur yang naik itu kol, buncis, dan timun. Kol kalau sekilonya Rp 15 ribu, timun sekilonya 12 ribu. Buncis naik sekarang Rp 24 ribu dari sebelumnya Rp 16 ribu per kilo. Kalau wortel normal, kalau lokal sekilo 10 ribu kalau wortel Berastagi 15ribu. Harga kentang 16 ribu,” kata Sumadi.

Komoditas tomat juga mengalami kenaikan, harga sekarang mencapai Rp 22 ribu, dari sebelumnya yaitu Rp 16 ribu per kilogram. Untuk seledri harganya kini mencapai Rp 35 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu.

Daun bawang harganya terpantau Rp 15 ribu per kg. Untuk jeruk limo mencapai Rp 30 ribu per kilogram. Untuk sawi mencapai Rp 10 ribu per kilo kemarin sempat 15 ribu sampai 18 ribu. Kembang kol Rp 20 ribu per kg.

Senada dengan Sumadi, Hartini pedagang di Pasar Palmerah juga mengungkapkan adanya kenaikan harga di semua komoditas sayur di Pasar Palmerah.

“Selada air ini sampai 30 ribu per kilo sama kembang kol sama brokoli. Kubis sekarang 14 ribu dulunya 10 ribu per kilo. Selada ini satu minggu ini naik harganya 30 ribu. Tomat naik 2 hari ini, kemarin 20 ribu sekarang 24 ribu,” kata Hartini.

Sumadi mengungkapkan kenaikan ini diperkirakan memuncak hingga Idul Adha karena kebutuhan masyarakat meningkat. Apalagi pada hari raya kurban tersebut banyak masyarakat yang mengadakan pesta besar.

“Pasti naik apalagi banyak yang bikin hajatan. Cabai, bumbu, dan sayur ini masih bisa naik terus sampai Idul Adha,” kata Sumadi.

Baca Juga: Stok Defisit, Ini Upaya Badan Pangan Perpanjang Masa Kedaluwarsa Bawang dan Cabai

 

 

 



Source link

Leave a Reply