Olahraga Tenis Meja: Teknik, Cara Bermain, dan Peralatannya

Sejarah Tenis Meja

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Olahraga Tenis Meja: Teknik, Cara Bermain, dan Peralatannya.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Olahraga Tenis Meja: Teknik, Cara Bermain, dan Peralatannya

Apakah Moms dan keluarga pernah bermain tenis meja?

Tenis meja adalah salah satu olahraga yang cukup terkenal di dunia, terutama di negara Eropa dan Amerika.

Di Indonesia sendiri, olahraga ini memang tidak sepopuler bulu tangkis, tapi bukan berarti jarang ada orang yang memainkannya.

Olahraga tenis meja di Indonesia lebih banyak dimainkan oleh orang dewasa ketimbang anak-anak.

Untuk memainkan tenis meja ini dibutuhkan meja khusus yang ada jaring atau net di bagian tengahnya.

Dibutuhkan juga bola tenis atau bola ping pong yang terbuat dari bahan plastik atau celluloid.

Ada juga bet atau pemukulnya yang terbuat dari kayu yang dilapisi karbon fiber atau fiberglass.

Baca Juga: Kenali Teknik Renang Gaya Dada dan Manfaat untuk Kesehatan

Sejarah Tenis Meja

Foto: Sejarah Tenis Meja (futurecdn.net)

Tenis meja memiliki sejarah panjang yang penuh dengan cerita.

Olahraga ini diciptakan di Inggris pada sekitar tahun 1880-an hingga abad ke-19-an.

Olahraga ini awalnya sebuah permainan yang hanya dimainkan oleh masyarakat kelas atas sebagai permainan indoor yang dimainkan setelah makan malam.

Olahraga ini pertama kali bernama whiff whaff. Tidak diketahui apa sebabnya dinamakan whiff whaff.

Lalu, kemudian berganti nama menjadi ping-pong atau gossima.

Permainan olahraga ini bisa berkembang dengan pesat sejak masyarakat Amerika Serikat mulai memainkannya.

Masih di abad ke-19, tentara Inggris mengenalkan permainan ini kepada tentara Amerika Serikat.

Dari sini, tenis meja mulai merambah ke beberapa negara dan menyebar hingga ke beberapa negara Eropa dan Amerika.

Di tahun 1921-1922, nama ping-pong kemudian berganti menjadi table tennis atau tenis meja.

Pada tahun tersebut, ada sebuah organisasi yang dicetus sebagai bentuk perwakilan pemain tenis meja di dunia.

Organisasi tersebut diberi nama Federation Internationale de Tennis de Table atau International Table Tennis Federation.

Ada beberapa negara yang tergabung di dalamnya, seperti Jerman, Hongaria, Inggris, Swedia, India, Denmark, Austria, dan masih banyak lagi.

Tercatat ada sekitar 165 negara yang bergabung hingga pertengahan tahun 1990-an.

Kejuaraan tenis meja pertama kali diadakan pada tahun 1926 di London, Inggris.

Negara Hongaria menjadi pemenang kompetisi tenis meja selama sembilan kali berturut-turut.

Di negara Asia, tenis meja baru mulai digemari pada sekitar tahun 1950-an dan mulai mengikuti kejuaraan.

Negara Jepang dan Cina yang sering mendominasi kejuaraan tenis meja tersebut.

Baca Juga: 16 Manfaat Renang bagi Tubuh, Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur dan Melancarkan Pernapasan

Teknik Dasar Tenis Meja

Buat yang ingin bermain tenis meja, tentu saja ada teknik dasar yang perlu Moms ketahui terlebih dahulu.

Untuk teknik-teknik yang perlu diketahui, yaitu:

1. Cara Memegang Bet

Cara Memegang BetFoto: Cara Memegang Bet (www.pongboss.com)

Teknik dasar tenis meja yang pertama adalah memegang bet dengan benar.

Teknik memegang bet ini sangat diperlukan karena menjadi hal yang perlu Moms kuasai.

Ada dua cara memegang bet yang perlu Moms kuasai, yaitu:

Jenis memegang bet yang pertama ini seperti sedang menjabat tangan seseorang.

Oleh karena itu, dinamakan dengan nama shakehand grip.

Jadi untuk melakukan shakehand grip ini, Moms harus memposisikan ibu jari berlawanan dengan jari telunjuk.

Sedangkan untuk posisi jari kelingking, jari manis, dan jari tengah akan melingkar dan berada di bawah bet.

Teknik memegang bet berikutnya adalah penholder grip.

Berbeda dengan cara yang pertama, penholder grip ini seperti cara sedang memegang pulpen.

Jika shakehand grip populer di negara Eropa dan Amerika, penholder grip ini justru banyak digunakan di negara Asia.

Untuk menggunakannya, Moms cukup memegang bet dengan posisi ibu jari dan telunjuk seperti sedang memegang pulpen.

Sementara jari lainnya akan tetap terselip pada bagian bet lainnya.

2. Langkah Kaki

Langkah KakiFoto: Langkah Kaki (dailysabah.com)

Teknik selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah langkah kaki.

Langkah kaki atau footwork ini sangatlah penting dalam olahraga ini.

Langkah kaki dibedakan menjadi dua bagian, yakni nomor tunggal dan nomor ganda.

Langkah kaki yang digunakan pada nomor tunggal pasti akan digunakan pada nomor ganda, tapi langkah kaki pada nomor ganda tidak digunakan pada nomor tunggal.

Penggunaan langkah kaki ini akan disesuaikan dengan antisipasi jarak antara bola yang datang dengan posisi pemain.

Jika jarak antara bola datang dengan posisi sangat dekat, maka lakukan gerakan maju satu langkah saja.

Tapi jika bola yang datang terasa jauh, maka lakukan 2–3 langkah kaki.

3. Pukulan atau Teknik Serangan

Pukulan

Foto: Pukulan (olympicchannel.com)

Dalam tenis meja, teknik pukulan juga sangat dibutuhkan. Ada dua jenis pukulan dalam olahraga ini, yaitu:

Jenis pukulan pertama adalah basic stroke yang merupakan pukulan dasar.

Pukulan ini sangat penting untuk Moms kuasai karena menjadi pukulan yang paling sering digunakan.

Teknik pukulan dasar ini adalah mengayunkan bet ke arah bola dengan gerakan lurus.

Pukulan forehand adalah teknik pukulan yang mengutamakan kecepatan dalam memukul bola.

Teknik ini banyak digunakan untuk menyerang lawan. Jadi, nantinya bola harus berada di posisi pada saat sisi tangan memegang bet.

Barulah pukul bola dengan tangan mengarah ke sisi lainnya.

Jika yang memegang bet tangan kanan, maka arahkan tangan dari kanan ke kiri, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: 3 Teknik Dasar Bulu Tangkis dan Penjelasan Rincinya: Teknik Memegang Raket, Footwork, dan Memukul

Jenis pukulan yang terakhir adalah backhand. Jenis pukulan ini dilakukan untuk menangkis serangan…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Olahraga Tenis Meja: Teknik, Cara Bermain, dan Peralatannya yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia