Pahlawan Belum Tentu Menang, Ini Film-film yang Berakhir dengan Kemenangan Penjahat (Bagian 1)

Pahlawan Belum Tentu Menang, Ini Film-film yang Berakhir dengan Kemenangan Penjahat (Bagian 1)


No%2BCountry%2Bfor%2BOld%2BMen%2B%25282007%2529

Naviri Magazine – Film umumnya mengisahkan kebaikan dan kejahatan atau pahlawan dengan penjahat, dan umumnya pula berakhir dengan kemenangan si pahlawan. Film yang berakhir dengan kemenangan si pahlawan menjadi penutup film yang sempurna, karena memang itulah yang diharapkan penonton. 

Read More

Namun, ternyata, tidak semua film berakhir seperti itu. Ada kalanya, film-film tertentu tidak menunjukkan kemenangan si pahlawan dan kekalahan si penjahat, tapi justru sebaliknya.

Film-film semacam Primal Fear (1996), Fallen (1998), dan Chinatown (1974), adalah contoh beberapa film yang ending-nya adalah kemenangan si penjahat. Bisa jadi, film-film yang berakhir dengan kalahnya sang pahlawan mengecewakan penonton. Namun, bisa jadi pula film-film itu menjadi semacam pengingat bahwa ada kalanya kejahatan menjadi pemenang karena terlalu kuat, atau terlalu licik.

Berikut ini adalah sepuluh film yang berakhir dengan kemenangan penjahat, meski filmnya tergolong bagus.

1. Batman: The Dark Knight (2008)

Film kedua dari Trilogi Batman karya Christopher Nolan ini menampilkan Joker (Heath Ledger) sebagai antagonis utama bagi Batman (Christian Bale). Kamu mungkin mengira Joker berhasil dikalahkan oleh Batman, tapi sebenarnya Batman yang kalah total dalam permainan Joker.

Satu, Joker berhasil mengelabui Batman sehingga membuat kekasih Batman, Rachel (Maggie Gyllenhaal) terbunuh. Kedua, Joker berhasil membuat Harvey Dent (Aaron Eckhart), sang Ksatria Putih Gotham, menjadi Two-Face yang jahat. Ketiga, Joker berhasil membuat Batman membunuh seseorang, yaitu Two-Face (meski tidak secara sengaja).

Di akhir film, Batman pun diburu oleh kepolisian. Kepahlawanan Batman baru kembali di seri terakhir, The Dark Knight Rises (2012).

2. No Country for Old Men (2007)

Film pemenang Oscar 2008 karya Coen Bersaudara, Ethan dan Joel Coen, merupakan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama, karya Cormac McCarthy. Film ini menampilkan pertarungan antara seorang pembunuh bayaran misterius bernama Anton Chirugh (Javier Bardem) dan seorang pria yang menjarah uang ribuan dolar, Llewelyn Moss (Josh Brolin).

Chief Polisi Ed Tom Bell (Tommy Lee Jones) berada di tengah kekacauan keduanya. Llewelyn pun pada akhirnya tewas. Istrinya, Carla Jean Moss (Kelly MacDonald), diduga dibunuh oleh Anton. Sang chief polisi tidak mampu bertindak apa-apa, dan Anton Chirugh, sang pembunuh bayaran legendaris, masih tetap hidup di akhir film.

3. The Usual Suspects (1995)

Verbal Kint (Kevin Spacey) menjadi satu-satunya orang yang hidup dalam peristiwa pembunuhan massal di sebuah kapal. Keempat temannya, McManus (Stephen Baldwin), Keaton (Gabriel Byrne), Fenster (Benicio Del Toro), dan Hockney (Kevin Pollak), mati dalam peristiwa tersebut.

Untuk mengetahui apa yang terjadi, Verbal Kint diinterogasi oleh agen Dave Kujan (Chazz Palminteri). Dalam interogasi itu, diketahui bahwa peristiwa yang merenggut nyawa semua teman Kint kemungkinan dilakukan oleh Keyser Soze, seorang penjahat misterius yang dianggap hanya mitos. Nah, twist-nya, film debut Bryan Singer ini: Verbal Kint adalah Keyser Soze!

Kint alias Soze itu pun berhasil lolos, karena Agen Dave Kujan telat menyadarinya.

4. Identity (2003)

Sepuluh 10 orang terjebak dalam sebuah motel, dan satu per satu dari mereka tewas. Premisnya klasik, kan? Namun, yang menjadi misteri dalam film ini adalah kesepuluh orang tersebut memiliki tanggal lahir yang sama, dan berasal dari daerah yang sama!

Bagaimana mungkin? Ternyata, 10 orang yang terjebak dalam motel tersebut tidak benar-benar nyata. Mereka adalah wujud kepribadian lain dari seseorang yang mengidap kepribadian ganda, bernama Malcolm Rivers (Pruitt Taylor Vince). Salah satu dari 10 kepribadian tersebut adalah kepribadian pembunuh.

Di akhir film, ketika kita berpikir bahwa kepribadian pembunuh berhasil dieliminasi, ternyata kita salah. Kepribadian pembunuhnya ternyata masih hidup, dan membunuh kepribadian baik yang terakhir. So, hanya kepribadian pembunuh yang tersisa dalam tubuh Malcolm.

5. Star Wars V: The Empire Strikes Back (1980)

Dari judulnya saja sudah jelas. Kejahatan atau sisi gelap yang sebelumnya kalah dalam Star Wars IV: A New Hope, kali ini membalas dendam, menyerang balik, dan menang.

Dalam film ini, Han Solo (Harisson Ford) berhasil dibekukan. Pertempuran antara Anakin Skywalker alias Darth Vader (David Prowse) dan sang Jedi, Luke Skywalker (Mark Hamill), pun berjalan tidak seimbang. Di akhir pertempuran, Luke harus kehilangan tangannya. Belum lagi, dia harus menerima kenyataan pahit bahwa Darth Vader adalah ayahnya!

Baca lanjutannya: Pahlawan Belum Tentu Menang, Ini Film-film yang Berakhir dengan Kemenangan Penjahat (Bagian 2)



Source link : Naviri.org

Majalah online. Menyajikan berita dan artikel seputar pengetahuan umum, gaya hidup, entertainment, dan teknologi.

Leave a Reply