#PakaiSampaiHabis, Belajar Cara Hidup Sustainable di Jakarta X Beauty

#PakaiSampaiHabis, Belajar Cara Hidup Sustainable di Jakarta X Beauty

Jakarta, CNN Indonesia — Industri¬†kecantikan yang sedang berkembang pesat saat ini membuat orang, terutama wanita, semakin peduli dengan tampilan wajah. Hal ini juga dibarengi¬†dengan semakin banyaknya bermunculan merek produk kecantikan baru.

Read More

Sayangnya, hal ini membuat industri kecantikan menjadi salah satu kontributor emisi global yang besar lantaran penggunaan bahan kimia serta limbah yang dihasilkan. Proses produksi tersebut dikhawatirkan semakin berdampak buruk terhadap lingkungan.

Berangkat dari kekhawatiran tersebut, banyak penggiat lingkungan yang menyuarakan untuk beralih ke sustainable beauty. Di acara Jakarta X Beauty 2022, diselenggarakan talk show yang bertemakan “Can’t Stop Talking About Sustainable”.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT


Di panggung tayang bincang tersebut dihadiri oleh sejumlah pembicara diantaranya beauty influencer Ankayama dan penggiat lingkungan dari komunitas Sustainable Indonesia, Nada Arini.

Nada Arini sudah memulai hidup sustainable atau berkelanjutan sejak 7 tahun yang lalu. Menjadi bagian dari komunitas Sustainable Indonesia, Nada menginspirasi banyak orang untuk lebih menyadari dampak sampah pada lingkungan.

Sustainable beauty atau yang berarti kecantikan berkelanjutan berhubungan dengan semua aksi terkait skincare dan makeup yang mengangkat konsep ramah lingkungan. Konsep ini tidak hanya dapat diaplikasikan oleh produsen, namun juga para konsumen. Contohnya, pengguna skincare atau makeup dapat mengutamakan kelestarian bumi saat memilih atau menjalani rutinitas kecantikannya.

Di dalam acara bincang tersebut, Nada mengaku bahwa awalnya ia tidak terlalu memperdulikan keberlanjutan lingkungan. Namun, setelah ia mengunjungi Bantargebang dalam sebuah acara, Nada mulai menyadari bahwa sampai yang ia buang selama ini berdampak kepada banyak orang.

“Aku sadar suatu saat ini sampah akan sampe ke rumah aku dan berdampak ke anak-anak aku. Sejak saat itu, aku tobat sekarang juga dan sudah mengurangi sampah,” kata Nada.

Nada juga mengatakan bahwa memulai kehidupan yang berkelanjutan tidak selalu mudah karena nyatanya merubah kebiasaan sulit bagi banyak orang.

“Aku udah 8 tahun di dunia sustainable. Ada naik turunnya juga. Jadi kalau teman-teman udah mencoba dan di tengah jalan juga terengah-engah, itu wajar banget,” ujarnya.

Nada juga menyarankan metode “No Poo”, yang merupakan filosofi dan metode membersihkan rambut tanpa sampo tradisional. Dirinya menceritakan bahwa ia sudah lebih dari 8 bulan tidak menggunakan sampo untuk membersihkan rambut. Hal tersebut diakuinya telah membuat rambutnya menjadi lebih sehat.

Hal-hal lainnya yang dilakukan Nada untuk menjalankan hidup keberlanjutan termasuk meminimalisir produk kecantikan dan tidak mencoba-coba produk baru. Ankayama, salah satu penggiat eco beauty, mengatakan bahwa dirinya juga mulai mengurangi produk skincare yang tidak perlu dan mulai memilah sampah.

“Aku juga bikin Skinventory, dimana aku tulis produk apa aja yang aku masih punya sampai tanggal expirednya. Bukan untuk menahan aku jajan, tapi biar aku aware sama apa yang aku punya, sebelum membeli produk yang lain,” tambah Ankayama, atau yang lebih akrab dipanggil Anya.

Nada juga mengangkat kampanye #PakaiSampaiHabis yang digaungkan salah satu komunitas pegiat hidup minimalis di Indonesia.

“Kan sekarang lagi acara seperti ini, pasti teman-teman pingin banget beli-beli. Jadi, jangan sampai yang di rumah itu masih sisa-sisa udah enggak kepakai lagi,” ujarnya.

Talkshow soal sustainable ini diadakan di ajang Jakarta X Beauty Female Daily yang berlangsung pada 28 Juli-31 Juli 2022 di JCC, Jakarta. 
(del/chs)

[Gambas:Video CNN]


!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,'script','//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');

fbq('init', '1047303935301449');
fbq('track', "PageView");

Source link

Leave a Reply