Pengakuan Lengkap Irjen Napoleon Lumuri Kace Pakai Tinja Miliknya

Pengakuan Lengkap Irjen Napoleon Lumuri Kace Pakai Tinja Miliknya

Jakarta, CNN Indonesia — Sidang kasus dugaan penganiayaan terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte masih terus bergulir. Dalam persidangan, Kamis (28/7), Napoleon mengaku tinja yang dilumurkan ke terdakwa kasus penistaan agama Muhammad Kace adalah miliknya.

Read More

Pengakuan itu disampaikan Napoleon saat ditanya oleh salah satu jaksa penuntut umum (JPU) perihal isi bungkusan putih yang dimintanya ke Dzafar selaku tahanan yang juga menjadi saksi dalam persidangan sebelumnya.

“Bisa saudara jelaskan isi bungkusan yang saudara nyuruh Dzafar ambil itu apa?” kata jaksa.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT


“Kotoran,” jawab Napoleon.

“Kotoran siapa?” cecar jaksa.

“Saya,” kata Napoleon.

Dalam pemeriksaan oleh jaksa lain, Napoleon berujar bahwa ia menyuruh salah satu tahanan, yang ternyata dilakukan oleh Dzafar, untuk mengambil bungkusan plastik putih di dalam kamarnya.

Napoleon saat itu mengaku marah dengan Kace karena yang bersangkutan terus menghina Nabi Muhammad di hadapannya, bahkan setelah diingatkan berulang kali oleh tahanan lain yang paham agama.

“Sudah dipanggil ustaz, diingatkan jangan ngomong gitu, enggak ada dasarnya. Tetap ngotot bersikeras. Dalam posisi begitu saya panggil tahanan lain. Eh, saya teriak dulu, ‘mulutmu najis!’ Saya bilang gitu sama Kace,” ujar Napoleon.

Usai berkata demikian, Napoleon pun teringat dengan benda ‘najis’ yang berada di dalam bungkusan plastik putih di kamarnya. Ia lalu menyuruh salah satu tahanan untuk mengambil bungkusan plastik tersebut.

“Tolong tahanan, saya suruh ambilkan itu plastik putih di kamar saya, bawa sini,” kata jenderal polisi bintang dua itu.

“Saudara tidak menyebutkan apa plastik putih itu kepada yang dipanggil?” tanya jaksa.

“Tidak,” jawab Napoleon.

Setelah Dzafar membawakan bungkusan tersebut, tanpa banyak bicara Napoleon pun mengambil benda itu dengan tangan kanannya. Ia lalu mendekati Kace yang masih bersila. Dalam posisi berdiri, ia memerintahkan Kace untuk menutup mata dan mulutnya.

“Saya pegang kepalanya, baru saya (perintah) ‘tutup matamu, tutup mulutmu’ karena saya bermaksud memberi pelajaran kepada orang ini. Orang ini menista umat,” ungkap Napoleon.

Kejadian tak menyenangkan itu pun terjadi. Napoleon mengatakan ia mengolesi kotoran miliknya itu ke wajah Kace sebanyak dua kali. Setelahnya, Napoleon memilih diam. Sebab saat itu ia masih kepalang marah dengan ucapan Kace.

‘Pelajaran’ Napoleon untuk Kace┬ádi halaman selanjutnya…

Alasan Irjen Napoleon Lumuri Tinja

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,'script','//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');

fbq('init', '1047303935301449');
fbq('track', "PageView");

Source link

Leave a Reply