Perbedaan Masyaallah dan Subhanallah, Pahami agar Tak Keliru

Pria dan Wanita Muslim (Muslimvillage.com)

Liputanpers.com – menyajikan informasi terbaru tentang Perbedaan Masyaallah dan Subhanallah, Pahami agar Tak Keliru.

Anda juga bisa mencari berita terkait dalam kategori Opini, yang selalu terupdate setiap hari.

Read More

Liputanpers merupakan portal berita yang berasal dari berbagai sumber media online maupun sumber informasi swadaya masyarakat.

Setiap informasi yang di publikasikan pada situs kami cantumkan sumber serta link dari situs terpercaya dan anda bisa mengunjungi situsnya yang pada akhir artikel ini.

Simak artikel menarik lainnya tentang 5 Cara Investasi Paling Efektif, Berikut ini berita selengkapnya yang kami rangkum di bawah ini:

Perbedaan Masyaallah dan Subhanallah, Pahami agar Tak Keliru

Tahukah Moms perbedaan masyaallah dan subhanallah?

Kedua ucapan tersebut sering membuat banyak orang merasa ragu saat menempatkan kalimat pujian kepada Allah SWT tersebut.

Sebab ternyata, kedua ucapan tersebut memiliki perbedaan makna dan penempatan.

Meski tidak termasuk dalam aturan yang memiliki hukum yang pasti, namun ada baiknya untuk mengetahui perbedaannya sehingga bisa menempatkan kalimat yang sesuai.

Baca Juga: Ini Perbedaan Kehamilan Pertama dan Kedua yang Akan Moms Rasakan

Arti Subhanallah

Foto: Pria dan Wanita Muslim (Muslimvillage.com)

Ini adalah kalimat yang berasal dari Bahasa Arab dan sering diartikan sebagai “Maha Suci Allah”.

Ini merupakan kalimat tasbih yang di sunahkan membacanya ketika selesai melaksanakan salat wajib.

Namun, masih banyak yang belum bisa menemukan perbedaan masyaallah dan subhanallah.

Biasanya, ucapan subhanallah sangat tepat di gunakan setiap kali melihat atau mendengar sesuatu yang tidak baik dan juga berbagai keburukan.

Bahkan bukan untuk diucapkan saat melihat hal yang baik-baik atau keindahan.

Dengan mengucapkan kalimat subhanallah, ini menegaskan bahwa Allah SWT Maha Suci dari semua keburukan tersebut.

Perbedaan masyaallah dan subhanallah juga memiliki arti yang beda, disamping hanya sekadar salah ucap.

Dalam sebuah hadis, Abu Hurairah berkata:

“Suatu hari aku berjunub dan aku melihat Rasulullah SAW berjalan bersama para sahabat, lalu aku menjauhi mereka dan pulang untuk mandi junub.

Setelah itu aku datang menemui Rasulullah SAW beliau bersabda:

‘Wahai Abu Hurairah, mengapakah engkau malah pergi ketika kami muncul?’

Akupun menjawab:

‘Wahai Rasulullah, aku kotor (dalam keadaan junub) dan aku tidak nyaman untuk bertemu kalian dalam keadaan junub.’

Rasulullah SAW bersabda: ‘Subhanallah, sesungguhnya mukmin tidak najis,” (HR Tirmizi).

Baca Juga: 10 Rekomendasi Buku untuk Muslimah, Cocok untuk Moms!

Penggunaan Subhanallah

Penggunaan SubhanallahFoto: Penggunaan Subhanallah (Orami Photo Stock)

Terdapat beberapa keadaan saat seseorang dianjurkan mengucapkan subhanallah.

Berikut beberapa tujuan mengucapkan subhanallah.

1. Ketika Merasa Heran pada Sikap

Ini dikaitkan saat merasa heran atas sikap seseorang. Misalnya, terlalu bodoh, terlalu kaku, terlalu aneh, dan sebagainya.

Contohnya saat ada seorang perempuan yang datang kepada Rasulullah SAW dan menanyakan bagaimana cara membersihkan bekas haid setelah suci.

“Beliau menyarankan:

‘Ambillah kapas yang diberi minyak wangi dan bersihkan.’ Namun perempuan ini tetap bertanya: ‘Lalu, bagaimana cara membersihkannya?’

Rasulullah SAW merasa malu untuk menjawab dengan detail, sehingga beliau hanya mengatakan:

Subhanallah, ya kamu bersihkan pakai kapas itu’.

Aisyah paham maksud beliau dan Aisyah pun kemudian langsung menarik perempuan tersebut dan mengajarinya cara membersihkan darah ketika haid,” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Keheranan Ketika Sesuatu yang Besar Terjadi

Misalnya ketika sedang melihat kejadian yang luar biasa.

Rasulullah SA terkadang tersentak dan bangun di malam hari, karena keheranan melihat sesuatu yang turun dari langit.

Dari Ummu Salamah RA bahwa pernah suatu malam, Rasulullah SAW terbangun dari tidurnya. Dan berkata:

سُبْحَانَ اللَّهِ مَاذَا أُنْزِلَ اللَّيْلَةَ مِنَ الْفِتَنِ

Artinya:

Subhanallah, betapa banyak fitnah yang turun di malam ini,” (HR Bukhari).

Dalam kasus lain, beliau juga pernah merasa terheran ketika melihat ancaman besar dari langit. Terutama bagi orang yang memiliki utang.

Dalam hadis dari Muhammad bin Jahsy RA: “Suatu ketika, Rasulullah SAW melihat ke arah langit, kemudian beliau bersabda:

“Subhanallah, betapa berat ancaman yang diturunkan’.

Kemudian, keesokan harinya, hal itu saya tanyakan kepada Rasulullah SAW. ‘Wahai Rasulullah, ancaman berat apakah yang diturunkan?’ Beliau menjawab:

‘Demi Allah, yang jiwaku berada di tangan-Nya.

Seandainya ada seseorang yang terbunuh di jalan Allah, lalu dia dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi (di jalan Allah), lalu dia dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi (di jalan Allah), sementara dia masih memiliki utang, dia tidak masuk surga sampai utangnya dilunasi’,” (HR Nasa’i dan Ahmad).

Kata Ali Qori, Rasulullah SAW mengucapkan subhanallah karena takjub (keheranan) melihat peristiwa besar yang turun dari langit, (Mirqah al-Mafatih, 5/1964).

Baca Juga: 4 Kiat Ajarkan Anak Tentang Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Arti Masyaallah

Wanita Muslimah (Onbeing.org)Foto: Wanita Muslimah (Onbeing.org)

Dalam bahasa Arab, masyaallah memiliki arti “Allah SWT telah berkehendak akan hal itu”.

Kalimat masyaallah juga sering kali disebutkan bersama dengan kalimat tabarakallah.

Masyaallah tabarakallah memiliki arti “inilah yang dikehendaki Allah, Allah Maha Berkah.”

Ucapan masyaallah bisa digunakan sebagai salah satu ungkapan seorang muslim untuk menunjukkan…

Kesimpulan

Itulah informasi tentang Perbedaan Masyaallah dan Subhanallah, Pahami agar Tak Keliru yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat.

Berita selengkapnya bisa anda akses melalui link berikut ini: Situs Lowongan Kerja Indonesia