TEMPO.CO, Jakarta – Sejumlah pimpinan pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pesantren Muadalah sepakat memaafkan pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar yang menuai polemik. Pertanyaan Boy yang dimaksud adalah soal 189 pondok pesantren terafiliasi terorisme oleh BNPT.

“Sudah selesai, nggak ada lagi masalah, apalagi kan Kepala BNPT telah meminta maaf, jadi nggak perlu lagi dibahas” kata Sekjen Forum yang juga pengasuh Pondok Pesantren Termas, Luqman Hakim Haris Dimyati, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 Februari 2022.

Penyataan maaf disampaikan usai pertemuan antara Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komisaris Jenderal Syafruddin bersama para kiai, pimpinan pondok, serta Forum Alumni Pondok Pesantren di Gedung DMI, Jakarta Timur, pada hari yang sama.

Sebelumnya, Boy juga sudah mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait 198 tersebut. Boy menjelaskan bahwa BNPT dan MUI mengupayakan adanya persamaan persepsi di antara perbedaan pendapat.

“Saya menyampaikan permohonan maaf karena penyebutan nama pondok pesantren diyakini melukai perasaan pengelola pondok, umat Islam yang tentunya bukan maksud untuk itu,” ujar dia pada Kamis, 3 Februari 2022.

Lebih lanjut, para pihak yang bertemu ini berharap hal ini tak perlu dipersoalkan lagi. Terlebih, Boy juga telah menemui Ketua DMI Pusat Jusuf Kalla dan meminta maaf. “Sudah ketemu Majelis Ulama, sudah ketemu Pak JK, Dewan Masjid Indonesia di sini lantai 9, sudah clear” kata Syafrudin.

Adapun daftar peserta yang hadir dalam pertemuan ini yaitu Ketua Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Taliwang Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkifli Muhadli; Presiden Perhimpunan Pengasuh Pondok Pesantren Indonesia (P3i) Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Kuningan Jawa Barat, Tata Taufik; Ketua Umum Forum Silaturahim Kiai-kiai Muda (FSKM) Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah 1, Brebes Jawa Tengah Gus Akomadhien Sofa.

Berikutnya Ketua Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan, Banten, Anang Azhari Ali; Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Sofwan Manaf; Pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran, Tangerang Ahmad Jameel; Sekum P2I, Pengasuh Ma’had Aly PP As-Shiddiqiyah, Jakarta, Abdul Kholik; dan puluhan forum Pondok Pesantren lainnya.




Source link