Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay

Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay
Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay

Jakarta – Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay, PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang meluncurkan Pospay Gebu Minang.

Dengan kerja sama ini diharapkan program-program UMKM atau bisnis digital yang akan diluncurkan oleh Gebu Minang bisa disinergikan dengan Pospay.

Read More

Pospay Gebu Minang sendiri merupakan platform digital transaksi keuangan berbasis rekening giro pos milik PT Pos Indonesia (Persero) dengan tambahan logo Gebu Minang.

Saat ini Pospay sudah diunduh oleh 2,5 juta pengguna. Sementara jumlah masyarakat Minang di seluruh Indonesia ada 15 juta.

“Seandainya 15 juta masyarakat Minang itu semuanya mengunduh Pospay maka akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa,” kata SVP Financial Service Sales and Marketing PT Pos Indonesia (Persero), Haris dalam keterangannya.

Haris menuturkan, Pospay diharapkan menjadi pilihan pertama masyarakat Minang dalam melakukan transaksi keuangan. Mereka bisa berdonasi melalui Pospay Gebu Minang, menjadi kekuatan yang luar biasa membangun Sumatera Barat.

Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay

Pos Indonesia dan Gebu Minang Kolaborasi Luncurkan Platform Pospay

Adapun kerja sama Pos Indonesia dengan Gebu Minang ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk menyatukan kekuatan dan bersama-sama membangun daerahnya.

“Harapan kita bisa menjadi contoh kepada daerah lain mengumpulkan kekuatan untuk membangun daerah masing-masing,” ujar Haris.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas VII Gebu Minang, Fadly Amran Dt Panduko Malano menyampaikan terima kasihnya kepada Pos Indonesia yang memberikan privilese dengan logo Gebu Minang di platform Pospay.

“Ke depannya nanti program-program UMKM atau bisnis digital yang akan dilaunching oleh Gebu Minang bisa disinergikan dengan Pospay,” kata Fadly di sela acara Munas VII Gebu Minang, Padang, Sumatera Barat, Rabu (25/5).

Dalam acara Munas VII Gebu Minang tersebut juga dilakukan peluncuran Gebu Minang Pospay. Munas diikuti 20 DPW provinsi, dan 80 DPD kabupaten/kota se-Indonesia, serta 15 organisasi yang bernaung bersama Gebu Minang.

Pembukaan Munas dihadiri sekitar 400 orang, termasuk Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang Dt Bandaro Sutan Nan Kayo, Ketua SC Alirman Sori, Irjen Pol (Purn) Marwan Paris, serta pengurus lainnya.

Read Also Artikel: Anak Ridwan Kamil Hilang saat Berenang

Fadly lebih jauh menerangkan, Pospay Gebu Minang akan menjadi penunjang transaksi digital yang bisa disinergikan antara UMKM dan Gebu Minang.

“Ini menjadi salah satu transformasi digital Gebu Minang karena digitalisasi tidak bisa terelakkan,” ucap Fadly.

Selain bertansaksi keuangan, melalui Pospay Gebu Minang pun pengguna dapat berdonasi tanpa potongan biaya.

“Dengan Pospay Gebu Minang penggalangan dana untuk bantuan akan lebih mudah dan tidak ada potongan biaya administrasi. Kita berharap akan lebih dekat antara masyarakat perantau di bidang perekonomian dan sosial,” ujar Fadly.

Kerja sama Gebu Minang dengan Pos Indonesia diharapkan memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada perantau Minang di mana pun berada.

“Munas ini menjadi bagian dari sosialiasi Pospay Gebu Minang. Dengan semangat solidaritas semoga ini juga bisa dibantu oleh masyarakat perantauan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik sinergi antara Pos Indonesia dan Gebu Minang meluncurkan Pospay Gebu Minang. Melalui kerja sama dengan Pos Indonesia, Pospay nantinya akan memberikan keuntungan kepada Gebu Minang, yakni bisa bertansaksi keuangan maupun berdonasi untuk Gebu Minang.

“Kalau banyak perantau bertransaksi melalui Pospay maka akan memberikan keuntungan kepada Gebu Minang, yang akan kembali lagi kepada UMKM maupun beasiswa,” ujar Mahyeldi.

Kehadiran Pospay Gebu Minang pun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM, terutama di Sumatera Barat.

“Ekonomi Sumbar didukung 600 ribu UMKM. Perlu dukungan dalam bentuk modal dan pasar. Apabila sinergi anak rantau kuat maka akan terbuka pasar bagi UMKM,” kata Mahyeldi.

(osc)

CNN Indonesia

Leave a Reply