TEMPO.CO, Jakarta – Tim gabungan TNI-Polri masih berupaya melakukan evakuasi terhadap delapan jenazah pekerja jaringan telekomunikasi yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua.

Sejak peristiwa penembakan pada Rabu, 2 Maret 2022, proses evakuasi disebut masih mengalami kendala. “Masih terkendala cuaca,” ujar Kapala Bidang Humas Polda Papua Ahmad Mustofa Kamal melalui pesan WhatsApp, Ahad, 6 Maret 2022.

Ahmad tidak banyak menjelaskan perkembangan proses evakuasi tersebut. Hanya saja, cuaca yang kurang mendukung menjadi kendala juga dalam evakuasi yang dilakukan pada Sabtu kemarin.

Ihwal jumlah anggota yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi, Ahmad menjawab singkat. “Cukup (untuk melakukan evakuasi),” katanya.

Penembakan karyawan Palaparing Timur Telematika terjadi pada Rabu, 2 Maret 2022. Kejadian diketahui setelah Nelson Sarira (NS), satu-satunya karyawan yang selamat meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3.

NS tidak menjadi korban karena tidak berada di camp saat insiden terjadi. Ia baru mengetahui terjadinya penyerangan oleh KKB setelah kembali dan melihat rekan-rekannya sudah meninggal.

Adapun NS, korban selamat dari insiden penembakan itu telah berhasil dievakuasi pada Sabtu. Proses evakuasi dilaksanakan sekitar pukul 07.30 WIT. Korban selanjutnya dibawa ke Kabupaten Mimika, Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 Komisaris Besar Muhamad Firman memimpin  proses evakuasi NS menggunakan penerbangan helikopter dari Beoga. “Sinergitas personel TNI-Polri diterjunkan dan berhasil untuk melakukan evakuasi korban,” kata Firman.

MOH KHORY ALFARIZI | DEWI NURITA




Source link